MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Setelah puluhan tahun dimanfaatkan, poros jalan Makassar – Parepare bakal direkonstruksi atau dilakukan pengaspalan ulang.
Poros Makassar-Parepare yang menjadi urat nadi penghubung antarprovinsi, selama ini hanya sebatas preservasi jalan, sehingga layak mendapat perhatian yang besar.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan, “Poros Makassar – Parepare ini sudah hampir 24 tahun belum ada peningkatan jalan. Bukan preservasi ya, tapi rekonstruksi.”
Preservasi jalan adalah perawatan rutin/ berkala untuk mempertahankan kondisi jalan yang sudah baik/sedang.
Sedangkan rekonstruksi adalah perbaikan total (peningkatan struktur) pada jalan yang rusak berat.
Fokus Pencegahan Kerusakan
Preservasi berfokus pada pencegahan kerusakan. Sementara rekonstruksi membangun kembali struktur jalan agar lebih kuat.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memperbaiki dan memperlebar Jalan Poros Makassar-Parepare.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras memimpin rapat kerja di Komisi V DPR RI. Legislator Gerindra itu mengungkap Jalan Tol di Sulsel baru 25 kilometer.
Selama ini, lanjut Iwan, Jalan Poros Makassar-Parepare sebatas preservasi. Padahal Jalar Makassar-Parepare jadi penghubung lintas provinsi. Mulai dari Sulsel hingga Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.
“Selama ini preservasi terus. Tahun lalu sudah ada anggaran tapi tidak terserap,” kata Andi Iwan, Sabtu (18/4/2026).
Era Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla
Dia melanjutkan, “Kita berharap tahun ini atau tahun anggaran berikutnya poros utama Sulawesi ini bisa dilaksanakan. Karena ini dilintasi semua di Sulawesi, dari Sulawesi Barat, Tengah, sampai Utara.
Legislator Partai Gerindra itu mengungkapkan, terakhir kali Jalan Poros Makassar-Parepare diaspal di era Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, atau hampir 10 tahun lalu.
“Terakhir kali pengaspalan terakhir waktu Pak JK masih Wapres. Kita berharap Jalan Poros Nasional di Sulawesi Selatan itu bisa ditingkatkan karena preservasi sudah tidak memadai lagi agar kendaraan bisa berjalan normal,” kata
Andi Iwan.
Andi Iwan mengatakan, anggaran Poros Parepare-Makassar selama ini minim jika dibandingkan jalan nasional lainnya di Sulawesi.
“Sementara kalau Poros Parepare ke atas sudah terakomodir dengan baik,” kata Andi Iwan. ***













