MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Pasukan Amal Sholeh atau Paskas Sinjai peduli santri dan penghafal Alquran melalui Gerakan Infaq Beras (GIB).
Paskas Sinjai menyalurkan bantuan beras tersebut kepada sejumlah pondok pesantren, Rabu, 25 Maret 2026.
Pada penyaluran GIB seri ke-55 periode Maret 2026 ini, Paskas Sinjai mendistribusikan 2.000 kilogram beras kepada santri di 17 pondok pesantren di Sinjai.
Sekretaris Paskas Sinjai, Takdir Kahar, mengatakan, beras tersebut berasal dari donasi masyarakat yang rutin berpartisipasi dalam program Gerakan Infak Beras.
Menurut Takdir, program ini membuka kesempatan bagi masyarakat ikut berkontribusi membantu kebutuhan pangan santri dengan cara menjadi orang tua asuh.
Orang Tua Asuh
“Warga yang ingin berpartisipasi cukup mengisi formulir orang tua asuh dan menetapkan nominal sumbangan per bulan minimal Rp25 ribu atau Rp1.000 per hari. Donasi bisa ditransfer atau dijemput langsung di rumah para donatur,” jelas Takdir.
Dengan kontribusi minimal tersebut, kata Takdir, masyarakat sudah turut menjadi bagian dari gerakan kebaikan dengan membantu anak yatim, para santri, serta penghafal Alquran yang menimba ilmu di pondok pesantren di Sinjai.
Takdir juga mengungkapkan bahwa kebutuhan beras bagi para santri di berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sinjai cukup besar, yakni berkisar antara 12 hingga 14 ton setiap bulan.
Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus bergotong-royong membantu para santri dengan bergabung sebagai orang tua asuh atau donatur dalam program Gerakan Infak Beras.
“Semoga semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi sehingga kebutuhan beras para santri dapat terpenuhi,” harapnya. (ran)













