BERITA TERKINIEDUKASI

RSUD Sawerigading Palopo Tampilkan Inovasi SIPAKALEBBI Di Pusjar SKMP LAN Makassar

×

RSUD Sawerigading Palopo Tampilkan Inovasi SIPAKALEBBI Di Pusjar SKMP LAN Makassar

Sebarkan artikel ini
Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) asal RSUD Sawerigading Palopo tampilkan Inovasi SIPAKALEBBI di Pusjar SKMP LAN Makassar
SIPAKALEBBI - Tampilan salah satu booth bertema SIPAKALEBBI asal RSUD Sawerigading, Kota Palopo, sebagai Reformer, Ceria Amaliya SKM Mkes (tengah) berdiri tegak, mempertanggungjawabkan inovasi mereka dalam Pameran Aksi Perubahan. Sebanyak 76 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVIII dan XIX Tahun 2025 di Auditorium Hasanuddin, Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN Makassar, Kamis, 11 Desember 2025. (Foto : Tim Humas Pusjar SKMP LAN Makassar)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) asal RSUD Sawerigading Palopo tampilkan Inovasi SIPAKALEBBI di Pusjar SKMP LAN Makassar.

Humas Pusjar SKMP LAN Makassar, Adekamwa, melalui rilis menyampaikan, sebanyak 76 peserta PKA Angkatan XVIII dan XIX Tahun 2025 ikut memamerkan inovasi mereka.

Pameran Aksi Perubahan itu membuat suasana di Auditorum Hasanuddin Pusjar SKMP LAN Makassar menjadi cerminan dinamika harapan publik terhadap masa depan negeri.

Pameran itu menjadi sarana diseminasi yang efektif, memperkuat kultur inovasi, dan menularkan virus perubahan kepada pemangku kepentingan lainnya.

Mengubah citra kaku wajah birokrasi yang tersembunyi di balik tumpukan dokumen, dan berjarak dari publik.

Ruangan itu berubah menjadi etalase gagasan yang riuh dan hidup. Tidak ada sekat tebal antara pejabat dan publik hari itu.

Budaya Tumpukan Kertas

Dalam orasi pembukaannya yang menyentuh substansi kepemimpinan, Kepala Pusjar SKMP LAN, Dr Muhammad Aswad melontarkan pertanyaan retoris yang menggugah, “Mengapa harus ada Pameran Aksi Perubahan?”

Pertanyaan ini bukan tanpa alasan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa di masa lalu, banyak proyek perubahan peserta diklat berakhir tragis: dijilid rapi, diseminarkan, lalu tersimpan abadi di lemari arsip tanpa pernah menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Pameran ini adalah bentuk akuntabilitas. Mekanisme ini dirancang agar apa pun yang dihasilkan peserta selama proses pelatihan ditampilkan kepada publik sebagai bukti kerja nyata,” tegas Kepala Pusjar SKMP LAN Makassar.

Pernyataan Dr Muhammad Aswad adalah sebuah guarantee (jaminan). Dengan memamerkan inovasi secara terbuka, transparansi ditegakkan. Celah plagiarisme ditutup rapat.

Lebih penting lagi, pameran ini adalah deklarasi bahwa inovasi yang lahir dari uang negara adalah aset publik, bukan properti pribadi sang pejabat.

Dia menambahkan, “Ketika produk pembelajaran sudah dipamerkan, maka itu bukan lagi milik pribadi. Ini menjadi milik publik dan wajib berlanjut, siapa pun yang memulai atau di mana pun ia bertugas.”

Sebuah pesan keras untuk memastikan keberlanjutan (sustainability) program, agar birokrasi tidak terjebak pada penyakit kronis: ganti pemimpin, ganti kebijakan.

Bukan Sekadar Pemegang SK

Sejumlah mitra strategis Pusjar SKMP LAN Makassar hadir di momen itu. Mereka antara lain; Sekda Kabupaten Donggala, Dr Rustam Efendi; Sekda Kabupaten Selayar, Drs Andi Abdurrahman SE MSi;

Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Makassar, Dr Firman Hamid Pagarra, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, SSTP MSi.

Kehadiran para pejabat daerah ini memperlihatkan penguatan kolaborasi lintas wilayah dalam mendorong agenda inovasi dan kepemimpinan sektor publik.

Dr Muh Aswad mengutip literatur mengenai Adaptive Leadership. Dia mengingatkan, bahwa kursi jabatan hanyalah benda mati.

Surat Keputusan pengangkatan hanyalah legalitas. Jiwa dari jabatan itu ada pada perubahan yang dihadirkan.

“Pemimpin bukan sekadar authorized person (orang yang diberi wewenang). Pemimpin sejati adalah mereka yang menghadirkan perubahan,” ucap Dr Muh. Aswad.

Dalam konteks ekonomi modern dan persaingan global, inovasi sektor publik bukan lagi pilihan, melainkan prasyarat mutlak bagi kemajuan negara.

Transformasi Dari Dalam Hati

Teori-teori besar tentang kepemimpinan itu menemukan bentuk nyatanya di lantai pameran.

Di salah satu stan yang ramai, Ardas Najeriah SP, seorang reformer dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, tampak berdiskusi serius didampingi Coach Pusjar SKMP LAN, Muh Yunus SIP SPsi MSi.

Ardas memamerkan proyek perubahan bertajuk SIDUPPA. Namun, yang menarik bukan hanya kecanggihan sistem yang ia bangun, melainkan transformasi personal yang ia rasakan.

Kepada Tim Humas Pusjar SKMP LAN, Ardas merefleksikan perjalanannya. “Pelatihan tentang etika kepemimpinan dan penerapan manajemen perubahan membuat saya lebih menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai dasar dalam setiap keputusan operasional,” ujarnya.

Perubahan Paradigma Mendasar

Ada perubahan paradigma yang mendasar. Ardas menyadari bahwa hasil utama yang ingin ia jaga bukanlah sekadar data di layar komputer, melainkan kultur baru: peningkatan kedisiplinan ASN dan kejujuran dalam pelaporan kinerja.

“Saya berkomitmen menjaga keberlanjutan aksi ini melalui monitoring berbasis data dan, yang terpenting, konsistensi keteladanan,” ucap Ardas menutup perbincangan.

Lembaga Administrasi Negara menegaskan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan setiap proyek perubahan melalui penerapan visi Bigger, Smarter, Better, sebagai dasar pembentukan ASN Kompeten, Rakyat Sejahtera. (bas)

Tinggalkan Balasan