BERITA TERKINIEDUKASI

Pusjar SKMP LAN Hadirkan Beragam Inovasi Di Pelatihan Sekolah RAMAH

×

Pusjar SKMP LAN Hadirkan Beragam Inovasi Di Pelatihan Sekolah RAMAH

Sebarkan artikel ini
Pusat Pembelajaran dan Strategi kebijakan Manajemen Pemerintahan atau Pusjar SKMP LAN hadirkan beragam inovasi saat pelatihan Sekolah RAMAH.

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pusat Pembelajaran dan Strategi kebijakan Manajemen Pemerintahan atau Pusjar SKMP LAN hadirkan beragam inovasi saat pelatihan Sekolah RAMAH.

Humas Pusjar SKMP LAN, Adekamwa, melalui rilis mengatakan, itu merupakan komitmen lembaga tersebut terhadap penguatan sumber daya manusia melalui Pameran Sekolah RAMAH Angkatan I Tahun 2025.

Kegiatan bertema Penguatan Karakter Anak dan Iklim Sekolah Positif Guna Pencegahan Kasus Perundungan itu berlangsung di Lobby Teras Depan Pusjar SKMP LAN Makassar, Rabu (27/8/2025).

Pelatihan Sekolah RAMAH diawali pembelajaran kelas di Pusjar SKMP LAN Makassar, 23 Juni hingga 4 Juli 2025, dilanjutkan penerapan di sekolah masing-masing, tanggal 5 Juli hingga 4 Agustus 2025.

Sebagai penutup kegiatan, berlangsung evaluasi di Pusjar SKMP LAN Makassar tanggal 27–28 Agustus 2025.

Inovasi Sekolah

Beragam inovasi sekolah mewarnai pameran ini dengan menampilkan pendekatan kreatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.

SMPN 49 Makassar memperkenalkan Satgas RESOPA ANTI PERUNDUNGAN. Sementara SDN Bara-Barayya 1 menghadirkan SAPA RAMAH dan BAKU SAYANG BAKU JAGA.

SMPN 14 Makassar membangun gagasan melalui inovasi SIPAKATAU. SMPN 4 Makassar dengan Media Pembelajaran REME LONTARAK.

SDN Cambayya Makassar menampilkan inovasi SIMPATIK dan GEMILANG. Sedangkan SDN Monginsidi 2 Makassar mengusung IBU SITTI dan SIPAKATAU.

Tidak kalah menarik, SMPN 3 Makassar memperkenalkan aplikasi SI EMO, dan SD Inpres Tamalanrea 5 menghadirkan AGANG BAJI serta CERMIN HATI.

SMPN 18 Makassar meluncurkan inovasi GAMMARA, sementara SD Inpres Kassi-Kassi Makassar menyumbangkan gagasan GASPOL dan LENTERA.

SDN Minasa Upa Makassar tampil dengan SAPA HATI dan BUKU TASHA, diikuti SMPN 33 Makassar melalui inovasi SIKAMASEANG dan SIKATUTUI.

Pencegahan Perundungan

Deretan inovasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen sekolah di Makassar membangun karakter anak, menumbuhkan iklim sekolah yang positif, serta memperkuat upaya pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Acara pembukaan pameran semakin semarak dengan hadirnya sejumlah pejabat dan tokoh penting.

Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr Muhammad Aswad MSi, memimpin jalannya kegiatan bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Makassar, drg Ita Isdiana Anwar MKes, serta Kadis Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib SSTP Mi.

Kehadiran Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, SSTP MM, dan Kabid PAUD dan PNF Disdik Kota Makassar, Yasmain Gasba SPd MPd, menambah kekuatan kolaborasi lintas sektor.

Dukungan juga datang dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep dan Barru, jajaran Pusjar SKMP LAN, serta undangan yang memberi warna tersendiri dalam momentum ini.

Kepala Pusjar SKMP LAN Makassar, Muhammad Aswad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Pusjar SKMP dalam mendukung program Sekolah RAMAH.

“RAMAH bukan sekadar nama, melainkan akronim dari responsif, adaptif, mandiri, dan harmonis. Empat values ini kami dorong agar menjadi karakter sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang ramah anak, bebas perundungan, dan mendorong tumbuhnya inovasi pendidikan,” ujar Muhammad Aswad.

Tari Harmoni Nusantara

Persembahan Tari Harmoni Nusantara produksi Sanggar Seni SMP Negeri 33 Makassar kian menyemarakkan acara.

Penari ini di bawah binaan Andi Rahayu Cante SPd MPd dan koreografi Aries Mannya SPd.

Tarian kreasi ini memadukan ragam gerak dan musik tradisional dari Aceh, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua, yang menghadirkan harmoni budaya dan menegaskan kekayaan seni Nusantara.

Di akhir sambutan, Muhammad Aswad, mengatakan, “Hari ini kita menyaksikan pameran hasil kerja Bapak Ibu peserta Sekolah RAMAH.”

Dia melanjutkan, “Harapan saya, apa yang telah dibangun di masing-masing sekolah bisa diadopsi, direplikasi, dan ditiru oleh sekolah-sekolah lain.”

Dr Muhammad Aswad menegaskan, berinovasi tidak selalu harus lahir dari diri sendiri, tetapi dapat dilakukan dengan konsep ATM: amati, tiru, dan modifikasi. Jika itu baik, kenapa tidak kita lakukan bersama?

Selanjutnya, Dr Aswad membuka Pameran Sekolah RAMAH Angkatan I Tahun 2025 dengan menegaskan, “Mari kita jadikan pameran ini ruang untuk meneguhkan komitmen bersama dalam melindungi anak-anak kita dan menumbuhkan budaya sekolah yang positif.”

Selanjutnya, sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke area pameran di Lobby Utama Pusjar SKMP LAN. ***

Tinggalkan Balasan