MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – ASN Jatim dan Sulut ikut seleksi JPTP Kota Makassar sejak terbuka dua hari lalu.
Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar menerima empat ASN yang melakukan registrasi seleksi JPTP Pemkot Makassar.
Dari empat pendaftar itu, tiga di antaranya adalah ASN dari Jember (Jawa Timur), Toraja Utara, dan Sangir Talaud (Sulawesi Utara). Satunya lagi adalah ASN Pemerintah Kota Makassar.
Plt Kepala BKPSDMD Makassar Kamelia Thamrin Tantu mengatakan, masing-masing pelamar harus memilih dua hingga tiga jabatan.
Pilih Tiga Jabatan
Pelamar seleksi bisa memilih tiga dari sembilan jabatan yang tersedia dalam seleksi tersebut.
Jabatan itu antara lain; Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Kepala Dinas Penataan Ruang, Kepala BKPSDMD, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RS Daya), Sekretaris DPRD.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kamelia Thamrin mengatakan, untuk satu jabatan minimal diisi tiga pelamar, masing-masing pelamar memilih dua hingga tiga jabatan.
Terkait jabatan Direktur RSUD Makassar, kata Memi-sapaannya tetap sama dengan pelamar jabatan yang lain.
Tetapi pelamar yang memiliki latar belakang pendidikan kesehatan atau manajemen rumah sakit akan mendapat nilai tambah.
“Kalau punya sertifikat, memiliki pengalaman manajerial rumah sakit itu akan ada nilai plusnya,” ” ujar Kamelia, di Balai Kota, Selasa (5/8/2025)
Kriteria Calon Kepala OPD
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berharap yang ikut seleksi adalah mereka yang memiliki kapabilitas.
Saat ini, sembilan jabatan lowong tersebut diisi pelaksana tugas (Plt). Mereka adalah, Andi Asminullah Plt Bapenda, Fadli Wellang Plt Kadispora.
Syamsul Bahrul Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Fuad Azis Plt Kepala Dinas Penataan Ruang.
Kamelia Thamrin Tantu Plt Kepala BKPSDMD, Nursaidah Sirajuddin Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RS Daya).
Andi Rahmat Mappatobba Plt Sekwan, Aidil Adha Plt Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Andi Fadli Plt Kepala BPBD.
Peluang Plt
Kata Munafri, Plt tersebut menurut Wali Kota Munafri berpotensi menduduki jabatan definitif jika memenuhi syarat.
Apalagi mereka adalah Plt. Setidaknya sudah punya gambaran soal kerja-kerja pejabat eselon II.
Dua bukan terakhir ini menjadi kesempatan bagi mereka melakukan penyesuaian dan memahami tugas-tugasnya.
“Harusnya (jadi peluang), dia ada di posisi itu dan tentunya lebih mengerti kondisi (OPD yang dipimpin), tali kota lihat hasilnya (lelang) seperti apa,” tutur Appi.
Oktober Tuntas
Setelah pengisian jabatan eselon II tuntas, Munafri bakal menyasar pejabat pemerintah kecamatan. Termasuk kabag, lurah, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas.
“Semuanya akan kita refresh. Kan indikatornya jelas, seperti apa,” tegas Munafri.
Artinya, menempatkan orang yang sesuai pada posisinya. Tidak lagi bahwa ada faktor-faktor lain selain itu.
“Insyaallah Oktober paling enggak selesai semua,” harap Munafri. ***













