MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR– Sutradara Bayu Pamungkas menghadirkan film horor terbaru berjudul Doti: Tumbal Ilmu Hitam, yang mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 24 Juli 2025. Melalui karya ini, ia mengangkat praktik ilmu hitam khas Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai Doti, sekaligus menyisipkan pesan moral dan spiritual.
Sutradara dan Produser Wujudkan Cerita dari Desa Jonjo
Sejak awal proses produksi, Bayu Pamungkas dan produser Yehezkiel Amir berkomitmen menghadirkan nuansa lokal yang autentik. Oleh karena itu, mereka memilih Desa Jonjo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa sebagai latar utama. Selain mempertahankan suasana alami, desa tersebut cocok menggambarkan latar tahun 1999 yang menjadi setting cerita.
Lebih lanjut, tim produksi melakukan riset sejak 2023 dan melibatkan masyarakat lokal dalam proses syuting. Dengan demikian, mereka berhasil menciptakan atmosfer yang kuat secara visual dan naratif.
Pemeran Hidupkan Karakter Mistis dan Religius
Dalam film ini, Ahmad Pule memerankan Ikhsan, seorang pemuda yang kembali ke kampung untuk menziarahi makam ayahnya, Daeng Rate (Jerry Wong), yang tewas karena tuduhan sebagai dukun Doti. Sementara itu, Sri Herawati memerankan ibunya, Daeng Rannu, yang mengizinkan Ikhsan pergi dengan syarat menyembunyikan identitasnya.
Setibanya di kampung, Ikhsan memperbaiki mushola dan mengajak warga kembali beribadah. Namun, kehadirannya memicu kematian misterius. Dalam situasi yang semakin mencekam, Billy Budjanger sebagai Daeng Rewa, seorang dukun sakti, memfitnah Ikhsan sebagai penyebabnya. Ketika Daeng Rewa menyerang dengan ilmu hitam, justru ia sendiri yang tewas. Akhirnya, warga menemukan bukti keterlibatannya dalam kematian Daeng Rate.
Selain mereka, film ini juga menampilkan Armada Sijaya sebagai Daeng Jarre, tokoh antagonis yang menghasut warga, serta Della Ogini, Anita Tanjung, dan Ishakim sebagai pemeran pendukung.
Gala Premiere dan Distribusi Nasional
Sebelum penayangan resmi, tim produksi menggelar Gala Premiere di XXI Mall Panakkukang, Makassar, pada Senin (21/7/2025). Acara tersebut mendapat sambutan antusias dari penonton dan tamu undangan. Selanjutnya, film ini akan tayang di 45 kota dan sekitar 200 layar bioskop di seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Armada Sijaya menyampaikan bahwa film ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Ia mengajak penonton untuk memahami bahaya ilmu hitam dan kembali kepada nilai-nilai spiritual. Menurutnya, pesan moral dalam film ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.***













