BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Dua ASN Bone Dipecat

×

Dua ASN Bone Dipecat

Sebarkan artikel ini
Hari pertama apel usai libur Lebaran Idulfitri 1446 Hijariah, dua ASN Bone dipecat karena lalu jalankan tugas

MAKASSARCHANNEL, WATAMPONE BONE – Hari pertama apel usai libur Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, dua ASN Bone dipecat karena lalai jalankan tugas.

BKPSDM Bone mengumumkan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bone.

Dua ASN yang kena pemecatan itu adalah, Mulyadi AM (guru di UPT Mattirowalie) dan pegawai UPT Puskesmas Biru, Muh Ikbal.

Pemerintah Kabupaten Bone menganggap dua ASN yang dipecat itu tidak menjalankan tugas dengan baik sebagai aparatur sipil negara.

Wajudkan Bone Lebih Baik

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman memimpin apel pagi perdana pascalibur lebaran Idulfitri 1446 H lingkup Sekertariat Pemkab Bone.

Apel pagi berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Bone, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (8/4/2025).

Hadir Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin serta Pj Sekda Bone Andi Saharuddin.

Di momen itu, Bupati Andi Asman mengajak seluruh ASN lingkup Pemkab Bone serius membantu mewujudkan Bone lebih baik.

“Mari bantu saya untuk lebih serius untuk menjalankan tugasnya masing-masing,” kata Andi Asman.

Dia melanjutkan, “Tidak perlu kelihatan bekerja di depan saya. Cukup melaksanakan tugas dengan baik. Itu sudah cukup.”

Tidak Ada Toleransi

Terkait disiplin ASN, Bupati Andi Asman minta eselon dua mengecek aparat yang tidak masuk kerja hari pertama setelah libur lebaran.

“ASN yang tidak hadir langsung beri teguran pertama. Bagi non-ASN yang tidak hadir langsung keluarkan,” tegas Andi Asman.

Dia menambahkan, “Pun, jika ada pejabat yang tidak hadir pada apel ini, langsung mutasi.”

Andi Asman memastikan tidak ada toleransi bagi ASN dan Non-ASN yang melanggar aturan.

“Jadilah contoh bagi masyarakat. Satu triliun lebih APBD cair untuk gaji pegawai,” kata Andi Asman.

Di sisi lain, lanjut Andi Asman, rakyat teriak infrastruktur dan perbaikan sekolah serta layanan lainnya.

“Sudah saatnya kita meninggalkan budaya lama,” tegas Bupati Andi Asman. ***

Tinggalkan Balasan