BERITA TERKINIEDUKASI

Camat Tomoni Timur Apresiasi Mahasiswa KKN Tematik UNCP

×

Camat Tomoni Timur Apresiasi Mahasiswa KKN Tematik UNCP

Sebarkan artikel ini
Camat Tomoni Timur apresiasi Mahasiswa KKN Tematik UNCP yang menempati di delapan desa se Kecamatan Tomoni Timur.

MAKASSARCHANNEL, TOMONI TIMUR LUTIM – Camat Tomoni Timur apresiasi Mahasiswa KKN Tematik UNCP di delapan desa se Kecamatan Tomoni Timur, Luwu Timur.

Camat Tomoni Timur, Yulius, menyampaikan apresiasi itu pada malam ramah-tamah mahasiswa dengan warga Tomoni Timur, Jumat (21/2/2025).

Ramah-tamah mahasiswa KKN Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) itu berlangsung di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Luwu Timur.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut. Mahasiswa KKN UNCP itu memanfaatkan waktu 35 hari mengabdi di kecamatan tersebut.

Camat Tomoni Timur, Yulius, berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNCP atas kontribusi mereka selama berada di wilayah Tomoni Timur.

Desa Digital

Ia mengapresiasi peran mahasiswa mewujudkan desa digital melalui pengelolaan website oleh aparat desa dan pelatihan bagi anak sekolah.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan adik-adik mahasiswa dalam memajukan desa kami. Mohon maaf jika pemerintah kecamatan belum maksimal memenuhi kebutuhan selama KKN,” kata Yulius.

Camat Yulius yang berlatar belakang jurnalis itu berpesan kepada mahasiswa agar tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah terwujud.

“Jangan berhenti belajar dan teruslah berinovasi. KKN adalah tempat kalian belajar memahami realitas masyarakat,” kata Yulius.

Dia mengingatkan, “Tidak semua yang diajarkan di kampus bisa langsung diimplementasikan di lapangan. Kalian harus bisa beradaptasi dengan perubahan, terutama di era digitalisasi seperti sekarang.”

Dampak Positif

Koordinator Desa KKN Posko Cendana Hitam, Made Ardi Wirayuda, berterima kasih atas sambutan warga selama melakukan KKN di wilayah tersebut.

“Kami berterima kasih atas kebaikan hati seluruh masyarakat dan aparat desa yang telah membantu kami sehingga program kerja kami bisa berjalan dengan baik.
Kami juga mohon maaf jika ada kesalahan atau kekhilafan yang terjadi selama ini,” ujar Made.

Pj Kepala Desa Cendana Hitam, Marsuki, salut terhadap mahasiswa KKN. Kehadiran mereka membawa dampak dampak positif bagi desa, terutama melalui program bank sampah yang diinisiasi oleh mahasiswa.

“Program bank sampah ini sangat membantu masyarakat dalam mengelola sampah yang sebelumnya tidak terkendali,” kata Marsuki.

Program Nyata

Meski demikian, Marsuki memohon maaf atas keterbatasan fasilitas yang Pemerintah Desa sediakan selama menjalani KKN.

“Mohon maaf jika banyak kekurangan. Meski begitu, saya berpesan agar adik-adik mahasiswa menceritakan pengalaman baik selama di Cendana Hitam,” kata Marsuki.

Sebagai informasi, selama masa KKN, 81 mahasiswa menyebar di delapan desa di Kecamatan Tomoni Timur sejak Januari 2025. Masa KKN mereka berakhir, Senin, 24 Februari 2025.

Kehadiran mereka tidak hanya meninggalkan program-program nyata, tetapi juga jejak digital yang diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setempat.

Acara ramah tamah tersebut ditutup dengan suasana penuh kehangatan, diiringi harapan agar kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi kemajuan bersama. (yus)

Tinggalkan Balasan