BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Chaidir Syam Siap Pimpin PAN Sulsel

×

Chaidir Syam Siap Pimpin PAN Sulsel

Sebarkan artikel ini
Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan melansir, Maros masuk 10 besar kabupaten termiskin di Sulsel dengan tingkat kemiskinan 9,32 persen
Bupati Maros Chaidir Syam

MAKASSARCHANNEL, MAROS – Bupati terpilih Kabupaten Maros, Chaidir Syam siap pimpin PAN Sulsel gantikan Ashabul Kahfi yang sudah empat periode bertugas.

Merespons namanya yang mengemuka menjelang Muswil, Chaidir Syam mengaku siap jika mendapat amanah menggantikan Ashabul Kahfi pimpin PAN Sulsel.

“Sebagai kader, apapun amanah yang diberikan, baik oleh pimpinan pusat, pimpinan wilayah, dan pimpinan daerah, kami siap laksanakan,” kata Chaidir Syam.

Kendati demikian, Ketua DPD PAN Maros ini mengaku, belum ada pembicaraan resmi baik dari pengurus DPW maupun pengurus pusat.

“Belum ada. Kita tunggu saja arahannya seperti apa dari pusat,” tutur Chaidir Syam.

Agenda Muswil

Agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) VI DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel bakal berlangsung, Maret-April 2025.

Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Usman Lonta, mengatakan, selain memilih ketua, muswil juga akan merumuskan program kerja Pengurus DPW PAN Sulsel periode 2025-2030.

Harapannya, Muswil VI dapat memberikan arahan strategis bagi partai berlambang matahari terbit dalam menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis.

“Selain memilih ketua, Muswil juga akan membahas dua agenda besar lainnya. Yaitu laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020-2025,” kata Usman Lonta, Rabu (28/1/2025).

Agenda lainnya, lanjut Usman Lonta, menyusun program kerja lima tahun ke depan. Jadi Muswil akan bahas ada tiga hal.

Landasan Strategis

Usman membeberkan, program kerja lima tahun ini akan menjadi landasan strategis bagi seluruh kader PAN di Sulsel.

Program ini akan mencakup prioritas-prioritas partai dalam rangka memperkuat posisi politik PAN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Muswil juga diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang bisa dijalankan di seluruh wilayah Sulsel.

Mulai dari peningkatan kualitas kader hingga penguatan jaringan politik di setiap daerah.

Dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap kinerja pengurus sebelumnya, program lima tahun ke depan akan diorientasikan untuk mengoptimalkan capaian PAN Sulsel dalam Pemilu 2029 mendatang.

Momentum Krusial

Selain membahas program kerja, salah satu momen krusial dalam Muswil VI adalah pemilihan ketua baru DPW PAN Sulsel periode 2025-2030.

Usman Lonta menyebutkan bahwa meskipun belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan menjadi ketua, proses pemilihan kali ini tidak hanya mengandalkan kekuatan akar di tingkat daerah, tetapi juga memerlukan dukungan dari DPP PAN.

“Jadi semua kader punya hak maju mencalonkan, namun yang pasti adalah calon ketua harus memiliki jaringan kuat di bawah. Di tingkat pengurus kabupaten/kota,” ucap Usman.

Yang tak kalah pentingnya menurut Usman adalah calon ketua juga harus memiliki dukungan dari DPP PAN di bawah komando Zulkifli Hasan (Zulhas).

Muswil VI PAN Sulsel kali ini akan berbeda dibandingkan dengan muswil-muswil sebelumnya.

“Muswil sekarang, berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Kandidat tidak hanya harus punya akar yang kuat di daerah, tapi juga harus punya ‘gantungannya’ di DPP PAN,” tambah Usman.

Bingung Cari Figur

Jika figur memiliki kekuatan atau didukung DPD PAN Kabupaten/Kota dan DPP PAN, maka bisa berpeluang memenangkan pertarungan.

“Sejauh ini kita belum tahu arahnya (siapa figur calon), cuma saya dengar-dengar di pengurus Kabupaten/Kota masih banyak yang kebingungan mencari figur calon Ketua DPW PAN Sulsel,” ujar Usman Lonta.

Dia mengungkapkan juga bahwa saat ini pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Ashabul Kahfi untuk memulai pembentukan panitia Muswil.

Mantan anggota DPRD Sulsel itu mengatakan, mereka akan membahas persiapan muswil dalam waktu dekat.

“Pekan depan, kami akan menghadap ke Ketua PAN Sulsel untuk membentuk kepanitiaan dan mempersiapkan segala sesuatunya,” tukasnya. (din)

Tinggalkan Balasan