Salah satunya, menghadirkan paradigma baru di Golkar Sulsel. Dimana kader Golkar saat ini merupakan subjek partai dalam menjalankan hak dan kewajiban. Jika kader telah menjalankan kewajibannya membesarkan partai, maka hak politiknya diberikan cuma-cuma.
“Saya sampaikan bahwa insyallah puang, tidak ada lagi eksploitasi kader. Tidak ada bayar-bayaran. Di situ beliau respon positif dan mengatakan, betul itu. Sudah seharusnya demikian, jangan lagi ada seperti itu di Golkar,” kata TP menirukan percakapannya bersama JK.
Berita Terkait :
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Solid Dukung Taufan Pawe
Taufan Pawe yang berlatar belakang profesional hukum ini menambahkan, di bawah kepemimpinannya, dia hanya membutuhkan kader yang tulus dan memiliki jiwa militansi dalam membersarkan Partai Golkar.
“Makanya saya sampaikan, tidak ada lagi bayaran-bayaran Puang (JK). Seperti orang yang membutuhkan diskresi itu tidak dimintai uang seperserpun. Itu bisa kita buktikan ke orangnya, yang mendapatkan diskresi itu orang-orang yang memiliki tekad dan mimpi yang kuat sehingga dianggap mampu besarkan Golkar,” katanya.













