BERITA TERKINIPOLKUMHAM

RSUD Sinjai Launching Inovasi JUARA KELAS

×

RSUD Sinjai Launching Inovasi JUARA KELAS

Sebarkan artikel ini
Sinjai launching inovasi JUARA KELAS kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai

MAKASSARCHANNEL, SINJAI – RSUD Sinjai launching inovasi JUARA KELAS kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai.

Inovasi JUARA KELAS ini akronim dari Jumat Berbagi Telur Sebagai Aksi Lanjutan Atasi Stunting.

Ini merupakan bukti RSUD Sinjai terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk semua stakeholder.

Direktur RSUD Sinjai dr Kahar Anies melaunching inovasi tersebut, Jumat (3/10/2025), di Halaman RSUD Sinjai.

Hadir Ketua DWP Unit RSUD Sinjai dr Yuniarty Amra, para pejabat dan jajaran RSUD Sinjai.

Bintang Ke Sinjai

Direktur RSUD Sinjai dr Kahar Anies mengatakan, inovasi JUARA KELAS merupakan rangkaian dan bagian dari inovasi sebelumnya yakni Bintang Ke Sinjai (Basmi Stunting dengan Pendampingan Intensif Puskesmas-RSUD Sinjai.

Tujuan inovasi tersebut adalah membantu Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Implementasi inovasi ini, staf dan karyawan RSUD Sinjai setiap hari Jumat menyumbangkan sebutir telur untuk pasien atau keluarga pasien yang datang berobat di RSUD Sinjai dengan diagnosa stunting.

“Jadi ini gerakan sosial dengan berbagi telur sebutir setiap hari Jumat. Ini akan dikoordinir oleh unit masing-masing untuk selanjutnya dibagikan kepada pasien atau keluarga pasien stunting,” ungkapnya.

Program Strategis Nasional

Dokter Kahar berharap dengan inovasi ini dapat berjalan secara kontinyu sehingga dapat membantu Pemkab Sinjai dalam penanganan stunting yang menjadi salah satu program strategis nasional.

Sementara itu Dokter Spesialis Gizi Klinik RSUD Sinjai dr Nur Rachmat Adi Sawe menjelaskan bahwa telur sebagai makanan untuk mengatasi stunting karena kandungan protein hewani berkualitas tinggi.

Karena kaya asam amino esensial, vitamin, dan mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan sel, jaringan tubuh, otak, dan sistem kekebalan. (ran)

Baca Juga  Legislator Gerindra Yasir Machmud Temu Konstituen Pengawasan APBD Sulsel 2025

Tinggalkan Balasan

Sea of Becoming Maritime Arts Festival 2026 Makassar
BERITA TERKINI

MAKASSARCHANNEL, Makassar – Makassar Art Forum (MAF) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Sea of Becoming – Maritime Arts Festival 2026. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 29 November 2026 di Pelataran Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar. Panitia mengusung tema “Makassar: Kota yang Terus Menjadi”. Oleh karena itu, festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat membaca kembali sejarah maritim Makassar sebagai sumber ilmu dan inspirasi seni kontemporer. Makassar Menjadi Pusat Perjumpaan Sejarah Maritim dan Seni Kontemporer Laut bukan hanya berperan sebagai batas geografis bagi masyarakat Makassar. Sebaliknya, laut menjadi ruang perjalanan manusia, pertukaran pengetahuan, perjumpaan budaya, serta pembentukan identitas daerah. Makassar memiliki jejak pelayaran yang sangat panjang. Misalnya, rute pelayaran menuju Marege dan hubungan historis dengan masyarakat Yolngu di Australia menunjukkan bagaimana laut menyatukan berbagai komunitas lintas wilayah. Dengan demikian, panitia menempatkan sejarah tersebut bukan hanya sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai gagasan hidup untuk seni kontemporer masa kini. Empat Perspektif Kuratorial Menjadi Landasan Seluruh Rangkaian Acara Panitia menerjemahkan gagasan utama festival melalui empat perspektif kuratorial yang saling terhubung. Keempat perspektif tersebut kemudian menjadi dasar tiga kegiatan utama yakni Pameran, Pertunjukan, dan Forum Dialog….