BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Pengantar JCH Gowa Pingsan

×

Pengantar JCH Gowa Pingsan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pengantar JCH Gowa pingsan saat pelepasan ratusan Jamaah Calon Haji di Masjid Agung Syekh Yusuf Jl Masjid Raya Sungguminasa

MAKASSARCHANNEL, SUNGGUMINASA GOWA – Sejumlah pengantar JCH Gowa pingsan saat
pelepasan ratusan Jamaah Calon Haji di Masjid Agung Syekh Yusuf.

Pelepasan JCH Kabupaten Gowa di Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, itu berlangsung, Sabtu (3/5/2035).

Ribuan keluarga pengantar jamaah calon haji itu berdesakan memadati halaman masjid sehingga banyak yang jatuh pingsan.

MAKASSARCHANNEL di lokasi mendapat informasi, dua orang jatuh pingsan itu adalah pengantar dan seorang petugas pelaksana haji yang mengenakan rompi.

Keduanya pun langsung mendapat pertolongan di Puskesmas Somba Opu yang terletak di depan Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa.

Menuju Asrama Haji Sudiang

Sebagai informasi, sebanyak 599 jamaah calon haji dari Kabupaten Gowa mengikuti prosesi pelepasan menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Sesuai agenda, mereka akan terbang ke Arab Saudi, Minggu (4/5/2025) dalam tiga kelompok terbang (kloter).

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kemenag Gowa, Tajuddin, mengatakan, total JCH Gowa sebanyak 599 orang.

Mereka terbagi dalam tiga kloter yakni 5, 6 dan 41. Dua dari tiga kloter bakal berangkat ke Asrama Haji Sudiang Makassar.

Dia mengatakan, “Hari ini pemberangkatan terdiri dari dua kloter, yakni kloter 5 dengan 386 jamaah dan kloter 6 sebanyak 109 jamaah.”

Dua Gelombang

Tajuddin menambahkan, “ Total keseluruhan JCH Gowa sebanyak 599 orang jamaah.”

Kloter 5 asal Gowa berangkat ke asrama haji pada siang hari. Sedangkan kloter 6 menyusul setelah salat Magrib.

Seluruh jamaah bakal masuk ke Asrama Haji terlebih dahulu sebelum berangkat ke Tanah Suci pada keesokan harinya.

Tajuddin mengakui, ini merupakan kali pertama Kabupaten Gowa memberangkatkan dua kloter dalam satu hari.

“Kami akui, ini memerlukan kerja keras dari seluruh tim. Karena baru pertama kali pemberangkatan dilakukan dua kloter dalam sehari. Kami bekerja ekstra agar proses ini berjalan lancar sesuai arahan Presiden dan Kementerian Agama,” kataTajuddin.

Dia mengklaim memberikan perhatian khusus pada jamaah lanjut usia (lansia).

“Kami prioritaskan layanan untuk lansia. Jika ada kendala seperti sakit, kami sudah menyiapkan kebutuhan seperti obat-obatan dan kursi roda agar mereka tetap nyaman dan terlayani dengan baik,” tutup Tajuddin. ***

Tinggalkan Balasan