BERITA TERKINIRAGAM INFO

Lagi, Satu Pasien Covid-19 Lutra Sembuh

×

Lagi, Satu Pasien Covid-19 Lutra Sembuh

Sebarkan artikel ini

MAKASSARCHANNEL.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Utara, I Komang Krisna, mengungkapkan, dari 27 kasus warga Lutra yang dinyatakan positif, satu di antaranya dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan ulang oleh BBLK Makassar.

“Santri kluster Temboro, Magetan Jawa Timur, yang dinyatakan sembuh bernama Akib Safah beralamat di Desa Sidomukti Kecamatan Bone-Bone Lutra,” ujar Komang Krisna melalui WhatsApp, Selasa (12/5/2020).

Dijelaskan pula, sebanyak 26 kasus dalam kondisi stabil dan masih menjalani isolasi. Untuk kami imbau jangan takut dan panik, karena pasien corona ini bisa sembuh dan bisa kembali beraktivitas bersama keluarganya.

Berita Terkait :
Dua Santri Dari Masamba dan Baebunta Positif Covid-19, Sudah 27 Kasus Di Lutra

“Ya, memang banyak faktor yang menyebabkan orang menjadi sakit atau menjadi sembuh. Faktor dari dalam dia dan faktor lingkungan ikut mempengaruhi,” kata Komang.

Untuk menangkal sebaran virus corona, Komang mengajak warga bergotongroyong dan berkomitmen mentaati imbauan pemerintah, terutama disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi, kunci untuk mempercepat penyelesaian virus ini, ada pada diri sendiri dengan cara menjaga jarak sosial dalam berkomunikasi, banyak istirahat di rumah, pakai selalu masker bila keluar rumah, serta makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang bebas dari pestisida,” tutur. (yus)

Baca Juga  Lomba Bercerita Tentang Covid-19 Di RRI Makassar

Tinggalkan Balasan

Sea of Becoming Maritime Arts Festival 2026 Makassar
BERITA TERKINI

MAKASSARCHANNEL, Makassar – Makassar Art Forum (MAF) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Sea of Becoming – Maritime Arts Festival 2026. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 29 November 2026 di Pelataran Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar. Panitia mengusung tema “Makassar: Kota yang Terus Menjadi”. Oleh karena itu, festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat membaca kembali sejarah maritim Makassar sebagai sumber ilmu dan inspirasi seni kontemporer. Makassar Menjadi Pusat Perjumpaan Sejarah Maritim dan Seni Kontemporer Laut bukan hanya berperan sebagai batas geografis bagi masyarakat Makassar. Sebaliknya, laut menjadi ruang perjalanan manusia, pertukaran pengetahuan, perjumpaan budaya, serta pembentukan identitas daerah. Makassar memiliki jejak pelayaran yang sangat panjang. Misalnya, rute pelayaran menuju Marege dan hubungan historis dengan masyarakat Yolngu di Australia menunjukkan bagaimana laut menyatukan berbagai komunitas lintas wilayah. Dengan demikian, panitia menempatkan sejarah tersebut bukan hanya sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai gagasan hidup untuk seni kontemporer masa kini. Empat Perspektif Kuratorial Menjadi Landasan Seluruh Rangkaian Acara Panitia menerjemahkan gagasan utama festival melalui empat perspektif kuratorial yang saling terhubung. Keempat perspektif tersebut kemudian menjadi dasar tiga kegiatan utama yakni Pameran, Pertunjukan, dan Forum Dialog….