MAKASSARCHANEEL, JAKARTA – Dua tokoh ulama Sulawesi Selatan KH Ambo Dalle (alm), KH Ali Yafie (alm) serta Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin menerima Pesantren Award 2025.
Penghargaan pertama kali ini dilaksanakan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, dalam rangka Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025.
KH Ambo Dalle dan KH Ali Yafie meraih penghargaan kategori Lifetime Achievement atau kontribusi, dedikasi dan pencapaian luar bisa dalam pengembangan pesantren.
Sedangkan Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin menerima penghargaan untuk sub kategori kepala daerah yang mendukung program pengembangan pesantren.
Di kategori ini selain Fathul , ada Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Kendal, dan Bupati Sumedang.
Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Aceh Muzakkir Manaf meraih penghargaan sub kategori pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu ada kategori Santri Inspratif, Pesantren Transformatif.
Mengutip situs Kementerian Agama, penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian kegiatan Gerakan Wakaf Santri Nusantara di Aula HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Senin (20/10/2025).
Berikut daftar lengkap penerima Pesantren Award 2025
Kategori Santri Inspiratif
Khoirul Adib, Pondok Pesantren Darul Ilmi, Meteseh, Semarang
Qatratun Nadia, Pondok Pesantren Fadlun Minallah, Bantul
Tsuroiyah Hamidah, Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan
Penghargaan ini diberikan kepada santri-santri berprestasi yang menunjukkan semangat belajar, inovasi, dan pengabdian tinggi di lingkungan pesantren
Kategori Pesantren Transformatif
Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut
Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo
Penghargaan ini diberikan kepada pesantren yang berhasil melakukan inovasi dan transformasi dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kategori Kepala Daerah Peduli Pesantren Meliputi:
Subkategori Mendukung Program Pesantren
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir
Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin
Penghargaan ini untuk kepada kepala daerah yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan pesantren melalui kebijakan dan program pembangunan.
Subkategori 3 Fungsi Pesantren
Gubernur Jawa Timur, Khofifah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf
Sub kategori ini diberikan kepada kepala daerah yang mendukung tiga fungsi pesantren yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Kategori Lifetime Achievement
KH. A. Sahal Mahfudz
KH. Achmad Shiddiq
KH. Imam Zarkasyi
KH. Ali Yafie
KH. AR. Fachruddin
KH. Ahmad Azhar Basyir
KH. Ambo Dalle
Nyai Hj. Sholihah Wahid
Penghargaan kepada tokoh-tokoh besar yang meninggalkan warisan luar biasa dalam dunia pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.
Untuk kategori Lifetime Achievement, Ketua Dewan Juri, Alissa Wahid, menyampaikan bahwa seluruh tokoh penerima telah meninggalkan jejak luar biasa dalam pendidikan pesantren dan pembangunan bangsa.
“Dari ketulusan mereka, lahirlah keabadian. Mereka bukan hanya guru bagi santri, tetapi juga inspirasi bagi kemanusiaan,” ujarnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno mengatakan Pesantren Award 2025 merupakan penyelenggaraan perdana. Kegiatan ini melalui proses panjang dan ketat sejak 7 Juli 2025.
“Pesantren Award bukan sekadar ajang penghargaan. Tetapi ruang apresiasi bagi dedikasi panjang pesantren dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” katanya. ***













