BERITA TERKINIEDUKASI

Begini Cara SD Negeri Borong Makassar Peduli Sampah

×

Begini Cara SD Negeri Borong Makassar Peduli Sampah

Sebarkan artikel ini

Dalam pelatihan daur ulang sampah itu, para guru membuat baju dari bekas karung beras ukuran 25 kilogram. Trainer pelatihannya adalah Hj St. Hanidah, S.Pd, guru SD Negeri Borong.

Para peserta membuat baju secara berkelompok, terdiri dari dua orang. Keduanya merupakan guru kelas paralel dari sekolah yang sama, misalnya kelas 2A dan 2B, begitu seterusnya.

Daur ulang (recycle) merupakan salah satu cara dari tiga cara yang mudah dan murah dalam penanganan masalah sampah. Cara lain, yakni reuse atau menggunakan kembali dan reduce atau mengurangi sampah.

Baca Juga :
Di Tangan Kades Jamaluddin SE, Desa Malleleng Bulukumba Berkembang Pesat

Pendekatan 3R (Recycle, Reuse, Reduce) ini secara terus-menerus dilakukan sekolah, khususnya SD Negeri Borong. Pada saat keikutsertaan sekolah ini dalam peringatan HPSN 2020, tingkat Kota Makassar, yang diselenggarakan di Anjungan Pantai Losari, 23 Februari 2020, pendekatan 3R juga dipraktikkan dan diperlihatkan kepada para pengunjung.

Rosmiati, S.PdI, dan beberapa murid yang mewakili SD Negeri Borong menunjukkan cara pembuatan ecobrick. Ecobrick ini cara memberikan wadah baru bagi limbah plastik agar tidak sampai ke pembuangan akhir.

Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, memotivasi para guru agar bersama murid-muridnya melakukan kreasi dan inovasi pengelolaan sampah yang fungsional sehingga sampah-sampah yang terbuang itu bisa dimanfaatkan lagi.

Motivasi itu diberikan bukan semata-mata karena sekolahnya tengah menuju Adiwiyata Nasional, tapi karena budaya bersih dan peduli lingkungan itu harus menjadi bagian dari keseharian setiap warga sekolah. (har)

Tinggalkan Balasan