Di Tangan Kades Jamaluddin SE, Desa Malleleng Bulukumba Berkembang Pesat

Kantor Desa Malleleng, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. (Foto : Ist / Dokumen Pribadi Rahim Musbar)

MAKASSARCHANNEL.COM – Desa Malleleng, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, terus berbenah. Dengan jumlah penduduk 2.700 jiwa desa yang berjarak kisaran 60 kilometer dari Kota Bulukumba itu berkembang pesat.

Kepala Desa Malleleng, Jamaluddin SE kepada media ini melalui telepon, beberapa hari lalu, menuturkan, beberapa tahun terakhir melalui DD (Dana Desa) dan ADD (Alokasi Dana Desa) dia fokus membangun infrastruktur, khususnya pembangunan sarana fisik seperti jalan desa, kecamatan, dan kabupaten, saluran irigasi, air bersih, dan sarana lainnya.

Haji Jamal, sapaan akrab Jamaluddin, mengatakan, sangat susah berharap pertumbuhan ekonomi desa bakal melaju cepat kalau akses jalan tidak diperbaiki. Kalau jalan-jalan desa baik, begitu pula jalan kecamatan, dan jalan kabupaten mulus, maka hasil petani bakal cepat dan mudah tiba di pasar.

“Untuk itu, sekiranya warga Desa Malleleng yang punya hak pilih saat ini sebanyak 1.468, berkenan menitipkan amanah kepada saya, maka periode ke dua nanti, sisa infrakstruktur kurang lebih 30 persen yang belum selesai, akan segera dibereskan, sekaligus membangun sumber daya manusia. Terlebih kalangan milenial,” katanya.

Baca Juga :
Dana Rp30 M Diduga Masuk Kantong Pengelola King Paraja, Kantornya di Galesong Ditutup, Ini Kata Gassing Rappi

Soal strategi yang disiapkan untuk memenangkan Pilkades yang akan digelar dalam hitungan hari ini, suami dari Rosmaningsi yang telah dikaruniai tiga putra-putri ini, mengaku tak memiliki strategi khusus.

“Tidak ada strategi khusus, karena sudah satu periode saya berbuat. Hasilnya, masyarakat yang menilai sendiri, apakah saya pantas untuk melanjutkan memimpin mereka. Dalam rangka memenangkan Pilkades, Saya tidak mungkiri bahwa ada kerja-kerja ekstra untuk menghadapi Pilkades,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *