MAKASSARCHANNEL, BULUKUMBA – Kepala Satuan Narkoba Polres Bulukumba, AKP Salehuddin, mengatakan, narkotika yang beredar di Bulukumba berasal dari Parepare dan Makassar.
AKP Salehuddin mengatakan, “Berdasarkan hasil pengungkapan kasus sebelumnya, narkotika yang beredar di Bulukumba umumnya dipasok dari Kota Parepare dan Makassar.”
Dia menambahkan, pengguna narkotika di Bulukumba tidak hanya berasal dari wilayah pusat kota, tetapi juga sudah menyebar hingga ke desa-desa.
Bahkan, menurut AKP Salehuddin, pelakunya pun tidak hanya dari kalangan pria, tetapi juga melibatkan perempuan.
Masuk Pedesaan
Para pelaku berasal dari sejumlah kecamatan di Bulukumba. Mulai dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. Beberapa di antaranya dari Kecamatan Ujungbulu, Herlang, dan Kajang.
Menurut Salehuddin, mayoritas pelaku merupakan warga usia produktif. Polisi juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pelaku lain, termasuk jaringan bandar narkotika yang belum tertangkap.
Dia mengungkapkan, dalam sebulan terakhir, sebanyak 10 warga Bulukumba, ditangkap. Seorang di antaranya diduga merupakan bandar narkotika.
“Selama sebulan terakhir ada 10 warga Bulukumba yang terungkap terlibat dalam peredaran dan penggunaan narkotika,” kata AKP Salehuddin, Jumat (22/5/2026).
Imbauan Bupati
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dapat menghancurkan masa depan masyarakat serta merusak tatanan sosial dan ekonomi warga. (ram)













