BERITA TERKINIRAGAM INFO

Pamadaman Listrik Di Maros

×

Pamadaman Listrik Di Maros

Sebarkan artikel ini
PT PLN menjadwal pemadaman listrik di Maros selama dua hari, tanggal 9 dan 10 Maret 2026 sebagai langkah perawatan rutin

MAKASSARCHANNEL, TURIKALE MAROS – PT PLN menjadwal pemadaman listrik di Maros selama dua hari, tanggal 9 dan 10 Maret 2026.

Pamadaman selama dua hari itu, bagian dari kegiatan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Maros.

Manajer PLN ULP Maros, Sadrach, menyebut, pemadaman tersebut merupakan langkah rutin untuk menjaga keandalan jaringan listrik.

“Pemadaman ini berdampak pada enam gardu listrik yang melayani sekitar 350 pelanggan,” kata Sadrach, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan sejumlah lokasi akan terdampak selama proses pekerjaan berlangsung.

Kantor Bupati

Kantor Bupati Maros masuk dalam area pemadaman tersebut. Begitu pula kawasan Pantai Tak Berombak (PTB).

Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros turut masuk dalam daftar lokasi yang mengalami pemadaman.

Termasuk Kantor Bank Sulselbar, beberapa perkantoran lainnya seperti Gedung Serbaguna dan Kantor Dinas ekerjaan Umum juga akan mengalami pemadaman listrik.

Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan Maros juga termasuk dalam wilayah pekerjaan jaringan listrik tersebut.

Sementara untuk kawasan permukiman, pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah ruas jalan. Di antaranya Jalan Bougenville dan Jalan Asoka.

“Kemudian sebagian wilayah di Jalan Topas serta Jalan Crisant dan sekitarnya,” kata Sadrach.

Pukul 09.00 Hinga 15.00 Wita

Sadrach menyebut pekerjaan pemeliharaan jaringan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 Wita.

Meski demikian, ia mengatakan jadwal pemadaman bisa saja berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Jika pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, maka aliran listrik akan segera dinormalkan kembali,” kata Sadrach.

Seorang warga Turikale, Mia, berharap pemadaman listrik tidak berlangsung terlalu lama karena dapat memengaruhi aktivitas usahanya.

Ia mengaku setiap hari menyiapkan jualan makanan pada siang hari selama Ramadan.

“Biasanya habis salat Duhur saya sudah mulai menyiapkan jualan,” kata Mia.

“Ada beberapa alat yang dipakai seperti blender dan peralatan lain yang pakai listrik,” imbuhnya. (rin)

Tinggalkan Balasan