BERITA TERKINIRAGAM INFO

Pemprov Perpanjang Runway Bandara Lagaligo Bua

×

Pemprov Perpanjang Runway Bandara Lagaligo Bua

Sebarkan artikel ini
Pemprov Perpanjang Runway Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu yang direncanakan mulai 2026 hingga 2027 di lahan 12,82 hektar
Bandara Lagaligo di Bua, Kabupaten Luwu. (Foto: Wikipedia)

MAKASSARCHANNEL – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan rencana membangun perpanjangan runway (landasan pacu) Bandara Lagaligo, Kabupaten Luwu.

Bandara yang melayani penerbangan ke wilayah Luwu Raya ini berada di Desa Tanarigella dan Desa Pabbarassang, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Penambahan fasilitas landasan itu berlangsung selama satu tahun mulai 2026 di atas lahan 12,82 hektar.

Mengutip situs resmi Pemprov Sulsel, upaya ini dilakukan untuk memperkuat fasilitas angkutan udara. Untuk membuka akses transportasi yang lebih efisien menuju Luwu dan wilayah penyangga lainnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel, Ishaq Iskandar, menyampaikan pengembangan ini diharapkan meningkatkan efektivitas mobilitas masyarakat.

“Perpanjangan runway ini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas mobilitas penumpang dan barang,” ujar Ishaq, Rabu, (19/11/2025).

Selain manfaat transportasi, proyek ini akan memberikan dampak multiplikasi terhadap sektor ekonomi, sosial, budaya, serta pariwisata di wilayah Luwu, Lutra, Lutim, Palopo, Toraja dan Toraja Utara.

Penguatan konektivitas udara dapat mendorong percepatan pertumbuhan kawasan di bagian utara Sulawesi Selatan tersebut.

“Salah satu strong point Bapak Gubernur, ini untuk koneksivitas antar wilayah,” kata Ishaq.

Ishaq, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Persiapan Pengadaan Lahan, menjelaskan bahwa kebutuhan lahan untuk proyek ini mencapai 12,88 hektar di Kecamatan Bua.

Cakupan lahan penambahan runway berada di desa yakni Desa Tanarigella 1,64 hektar dan 11,18 hektar di Desa Pabbarassang. Target waktu pengadaan lahan selesai akhir 2025.

Proses pengadaan tanah oleh Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Selatan dengan mendelegasikan teknisnya kepada Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Luwu.

Setelah pengadaan lahan rampung, pembangunan fisik runway pada 2026 dan berlangsung hingga 2027. ***

Tinggalkan Balasan