BERITA TERKINIRAGAM INFO

Ratusan Warga Binaan Berkema Pramuka di Lapas Makassar

×

Ratusan Warga Binaan Berkema Pramuka di Lapas Makassar

Sebarkan artikel ini
Ratusan Warga Binaan Berkema Pramuka di Lapas Makassar yang diikuti 208 warga binaan di Sulawesi Selatan berlangsung Kamis 8 September
Pembukaan kema Pramuka warga binaan di Lapas Kelas Makassar. (Foto: Situs Pemprov Sulsel)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sebanyak 208 warga binaan pemasyarakatan mengikuti Perkemahan Satya Dharma Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.

Peserta kegiatan Pramuka yang berlangsung Kamis (18/9/2025) terdiri atas narapidana dan anak pidana dengan tema ”Tangguh dalam Cobaan, Tumbuh dalam Pembinaan”.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melaksanakan ini dengan melibatkan 25 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulsel.

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Makassar, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Mengutip situs Pemprov Sulsel, Wagub Sulsel mengatakan perkemahan pramuka ini merupakan sarana pembinaan warga binaan.

Agar nantinya mereka lebih siap kembali ke masyarakat setelah menjalani masa hukuman.

“Makna dari kegiatan ini bukan hanya hukuman yang dijalani, melainkan pembinaan,” katanya.

Fatmawati menyebutkan, babwa mereka lantang mengucapkan Pancasila, UUD 1945, hingga Tri Satya.

Menurut Fatmawati, warga binaan punya kemampuan seperti simpul tali yang rapih dalam latihan kepramukaan. Ini membuktikan bahwa pembinaan telah berjalan konsisten di tiap lapas.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi memang sudah ada pembinaan kepramukaan yang dijalankan,” kata Wagub.

Fatmawati menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus mendukung kegiatan pembinaan pramuka bagi warga binaan.

“Kami dari Pemprov, sebagai pembina Pramuka, tentu siap mendukung agar pembinaan ini berkesinambungan,” ujarnya.

Kegiatan pramuka, kata Fatmawati, memperkuat proses pembinaan warga binaan melalui nilai disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme.

Menjadi ruang pembelajaran yang mendorong keterampilan serta memperkuat karakter warga binaan. ***

Tinggalkan Balasan