BERITA TERKINIEDUKASIPOLKUMHAM

UIT Makassar Sinergi Dengan Pemkot Bekasi

×

UIT Makassar Sinergi Dengan Pemkot Bekasi

Sebarkan artikel ini
Universitas Indonesia Timur, UIT Makassar sinergi dengan Pemkot Bekasi menjalin kerja sama strategis meningkatkan kualitas SDM

MAKASSARCHANNEL.COMUniversitas Indonesia Timur, UIT Makassar sinergi dengan Pemkot Bekasi menjalin kerja sama strategis.

Wakil Wali Kota Bekasi, Dr Abdul Harris Bobihoe MSi bertemu dengan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Inovasi UIT, Dr Ir Affandy Agusman Aris ST MT MM MH membahas kerja sama tersebut.

Pada pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin, 28 Juli 2025, itu Wakil Wali Kota Bekasi mengapresiasi inisiatif UIT berkolaborasi untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ia juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Kota Bekasi seperti tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 – 2029 yang DPRD Bekasi sahkan, belum lama ini.

Pendidikan Dan Pelatihan Vokasi

Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi di Kota Bekasi.

Dalam konteks ini, Pemerintah Kota Bekasi mengajak UIT terlibat aktif dalam proses pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi Kota Bekasi.

Seperti diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, serta Permenko PMK Nomor 5 dan 6 Tahun 2022.

Harris Bobihoe menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dalam mendukung penyusunan kebijakan vokasi yang relevan dan aplikatif bagi kebutuhan dunia kerja lokal.

Kolaborasi

Sementara itu Affandy Agusman Aris menyatakan kesiapan UIT berkontribusi konkret melalui kolaborasi dengan Sekretaris Daerah, Dinas Tenaga Kerja, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi.

“UIT berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing tenaga kerja,” ujar Dr Affandy melalui rilis.

Affandy menyampaikan, kerja sama itu bisa menjadi tonggak awal terbentuknya model kolaboratif antara dunia pendidikan dan pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan SDM nasional secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan