MAKASSARCHANNEL, LONDON, Inggris — Dunia musik rock kembali berduka. Setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit, Ozzy Osbourne, vokalis legendaris Black Sabbath, meninggal dunia pada Selasa, 22 Juli 2025, dalam usia 76 tahun. Keluarga menyampaikan kabar duka melalui pernyataan resmi yang dilansir dari Liputan6.com, dan meminta publik untuk menghormati privasi mereka di masa sulit ini.
Ozzy Tetap Berkarya Meski Didera Penyakit
Ozzy mengumumkan diagnosis Parkinson pada 2020 dan tetap tampil dalam konser perpisahan Black Sabbath di Birmingham pada 5 Juli 2025, meski kondisi fisiknya memburuk. Dalam konser tersebut, ia duduk di singgasana dan menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar. Menurut laporan KapanLagi.com, konser itu menjadi penampilan terakhirnya yang penuh haru.
Ozzy Tinggalkan Warisan Musik yang Tak Terlupakan
Ozzy memulai karier bersama Black Sabbath pada akhir 1960-an dan menciptakan lagu-lagu ikonik seperti Paranoid, Iron Man, dan War Pigs. Setelah keluar dari band pada 1979, ia melanjutkan karier solo yang sukses dengan hits seperti Crazy Train dan Mr. Crowley. Sepanjang hidupnya, Ozzy menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.
Musisi Dunia Tunjukkan Rasa Kehilangan
Sementara itu sejumlah musisi dunia menyampaikan belasungkawa, termasuk Metallica, AC/DC, dan Anggun C. Sasmi. Metallica menyebut Ozzy sebagai “ikon, pelopor, dan sahabat,” sementara Anggun menulis “RIP Uncle Ozzy Osbourne” di akun Instagram pribadinya.
Ozzy Raih Pengakuan Global
Ia pun menerima berbagai penghargaan, termasuk lima Grammy Awards, dua kali masuk Rock and Roll Hall of Fame, dan bintang di Hollywood Walk of Fame serta Broad Street Birmingham. Ia juga menjadi bintang reality show The Osbournes yang sukses besar di MTV.***













