BERITA TERKINIEDUKASI

40 Peserta PKA Pamerkan Inovasi Di Pusjar SKMP LAN Makassar

×

40 Peserta PKA Pamerkan Inovasi Di Pusjar SKMP LAN Makassar

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 40 peserta PKA pamerkan inovasi berupa proyek perubahan yang mereka rancang dan jalankan selama pelatihan

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sebanyak 40 peserta PKA pamerkan inovasi di Pusjar SKMP LAN Makassar, berupa proyek perubahan yang mereka rancang dan jalankan selama pelatihan.

Humas Pusjar SKMP LAN Makassar, Adekamwa, melalui rilis mengatakan, peserta pelatihan selama 105 hari itu berasal dari berbagai instansi.

Pameran perubahan aksi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XV tahun 2025 berlangsung, Selasa (1/7/2025) di Auditorium Hasanuddin, Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN Makassar.

Proyek-proyek tersebut mencerminkan keberagaman isu dan pendekatan, mulai dari digitalisasi layanan publik, perbaikan tata kelola daerah.

Strategi peningkatan kapasitas SDM, hingga inovasi dalam pelayanan masyarakat berbasis teknologi dan partisipasi.

Digitalisasi Si Jago Merah

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah karya Nirwan SSTP MTr AP, peserta dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar.

Nirwan memperkenalkan proyek perubahan bertajuk Digitalisasi Si Jago Merah, berupa sistem pencatatan digital pemeliharaan armada yang efisien dan akuntabel.

Dia mengungkapkan tantangan terbesarnya adalah resistensi internal dari staf terhadap sistem digital yang baru.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nirwan melakukan pendekatan persuasif yang humanis, plus pelatihan teknis agar para personel dapat beradaptasi secara bertahap.

Bangun Cara Pikir Baru

“Yang kami ubah bukan cuma cara kerja, kami sedang membangun cara pikir baru. Sulit di awal, tapi kami memilih melangkah. Karena perubahan tidak datang kalau kita diam,” kata Nirwan.

Hasilnya, pencatatan menjadi lebih cepat, rapi, dan mudah ditelusuri. Data pemeliharaan armada kini lebih aman dari risiko kehilangan, dan dapat diakses dengan transparan oleh unit-unit terkait.

Untuk menjaga keberlanjutan, inovasi ini bakal jadi bagian dari SOP resmi unit kerja.

Kegiatan ini menjadi puncak aktualisasi perjalanan para peserta dalam mengimplementasikan perubahan nyata di instansi masing-masing, sekaligus menjadi etalase semangat baru kepemimpinan ASN Indonesia.

Proses Transformasi

Kepala Pusjar SKMP LAN Makassar, Dr Muhammad Aswad MSi ketika membuka kegiatan itu menekankan pentingnya pameran sebagai bagian dari proses transformasi kepemimpinan sektor publik.

“Mengapa harus ada Pameran AKSI Perubahan? Karena inilah bentuk nyata dari akuntabilitas seorang pemimpin. Ketika perubahan muncul di publik, maka terbuka ruang untuk penilaian, refleksi, sekaligus dorongan agar aksi perubahan tidak berhenti, tetapi terus berlanjut dalam organisasi,” ujar Aswad.

Dia mengungkapkan bahwa cikal bakal Pameran Aksi Perubahan lahir dari Pusjar SKMP LAN Makassar pada tahun 2015.

Pameran itu menurut Aswad merupakan momentum dan selebrasi, sebuah model pertanggungjawaban peserta PKA sebagai calon pemimpin perubahan.

Titik Awal Perubahan

“Harapan saya besar kepada peserta PKA XV 2025 hari ini, karena Anda telah sampai pada titik akhir pelatihan dan titik awal bagi perubahan yang lebih besar di instansi masing-masing,” kata Aswad.

Hadir dalam acara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Makassar, Drs Andi Muh Yasir MSi dan Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr Sulaeman Fattah MSi.

Kegiatan Pameran Perubahan AKSI merupakan bagian dari agenda Aktualisasi Kepemimpinan Kinerja dalam PKA Angkatan XV yang berlangsung selama 105 hari.

Metode pelatihan menggunakan pendekatan blended learning, mencakup pembelajaran mandiri, e-learning, pembelajaran klasikal, hingga aksi nyata perubahan yang dirancang dan diimplementasikan langsung di lapangan.

Administrator Berintegritas

Tujuan utama PKA adalah membentuk pemimpin administrator yang berintegritas, adaptif, dan inovatif, dengan basis akuntabilitas dan nilai-nilai Pancasila.

Materi pelatihan mencakup Kepemimpinan Pancasila, Manajemen Kinerja, Jejaring Kerja, hingga Strategi Komunikasi Sektor Publik.

Pameran ini menandai awal dari proses perubahan yang berkelanjutan di lingkungan birokrasi.

Peserta membawa pulang hasil pembelajaran serta tanggung jawab moral dan institusional untuk menjaga keberlanjutan perubahan di instansi masing-masing. ***

Tinggalkan Balasan