MAKASSARCHANNEL, ROMA – Gol semata wayang Ndoye, membawa Bolongna menjadi juara Coppa Italia 2024/2025, memuasi dahaga 51 tahun penantian Rossoblu.
Laga puncak Coppa Italia berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis (15/5/2025) dini hari atau mulai pukul 03:00 Wita.
Menang tipis 1-0 atas AC Milan, tim asuhan Vincenzo Italiano ini mengandaskan ambisi Rossoneri meraih juara ke-6 Coppa Italia.
Ndoye Bak Pahlawan
Gol yang disarangkan Dan Assane Ndoye ke Gawang Milan menit ke-53 membuat gemuruh suporter Bologna di Olimpico. Pemain Timnas Swiss blasteran Sinegal-Swiss ini dielu-elukan bak pahlawan.
Ini kali ketiga, Bologna mengangkat salah satu piala bergengsi Liga Italia ini. Klub yang didirikan tahun 1909 ini terakhir kali menjuarai Coppa Italia pada 1974.
Sebelum meraih gelar kali ini, klub yang bermarkas di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna ini menjadi juara Piala Intertoto 1998.
AC Milan Menekan
Di awal laga babak pertama, AC Milan mendominasi jalannya pertandingan. Namun, beberapa peluang yang diciptakan tak bisa dikonversi menjadi gol.
Pemain Milan Alex Jemminez tak mampu memanfaatkan pelaung dari aksi Rafael Leao yang meneroboskan bola melewati pertahanan Bologna.
Peluang-peluang
Milan hampir menciptakan gol di menit ke-11 itu, tapi kiper Bologna Lukasz Skorupski melakukan penyelamat apik dari umpan silang Jimenez yang berbelok arah.
Bologna hampir saja membuat gol di babak pertama. Santiago Castro menunduk bola kiriman dari tendangan bebas. Milan masih beruntung karena sundulan Castro masih bisa diselamatkan kiper Mike Maignan.
Menjelang akhir babak pertama, Bologna berbalik mendominasi serangan. Namun, hingga turun minum, belum satu pun gol tercipta.
Momen Bersejarah
Momen bersejarah bagi Bologna tercipta di babak kedua. Dan Ndoye yang mendapatkan bola mampu mengecoh lini belakang Milan.
Ndoye lalu melepas tendangan keras dan lesatan bola tak mampu dibendung Mike Maignan, mengubah skor 1-0 pada menit ke-53.
Tertinggal 0-1, Milan berbalik lebih menekan dan mendominasi serangan. Beberapa peluang tercipta, tapi belum mampu menyamakan skor.
Hampir Menambah Gol
Bologna yang telah mengantongi satu gol, juga tidak mengurangi pressing. Bahkan hampir saja menambah keunggulan melalui sepakan Jens Odgaard. Beruntung, bola masih aman di pelukan kiper Maignan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah. Gol semata wayang Ndoye menandai sejarah buat Bologna. Para pemain dan tim pelatih Bologa berhamburan ke tengah lapangan merayakan kemenangan. ***













