“Mahasiswa harus memiliki sarana teknologi dan sarana untuk berinovasi. Oleh karena itu, mahasiswa Unhas saat ini memiliki arenatorium untuk memberikan berbagai kegiatan kepada mahasiswa,” katanya.
“Hal itu akan membuat mahasiswa berfikir lebih dinamis. Berkelahilah melalui prestasi. Bukan membakar kampus, bukan tawuran, dan demo anarkis,” tantang Jusuf Kalla.
Berita Terkait :
Ini Tersangka Demo Rusuh di Depan Kampus Unhas, Ada Mahasiswa
Sementara Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya mengaku sudah lama tidak mendengar pidato Jusuf Kalla.
“Pak Jusuf Kalla satu-satunya Wakil Presiden dari dua Presiden berbeda. Beliau juga merupakan inspirator dan spirit bagi seluruh calon pemimimpin masa depan dan generasi yang menginspirasi sekali bagi kita semua,” kata Andi Sudirman.
Pembangunan arenatorium ini, menurut Andi Sudirman, merupakan bantuan yang tidak seberapa dibanding peran Unhas membangun Sulawesi Selatan. Pemprov Sulsel pun memberikan bantuan hibah sekitar Rp9 miliar untuk penyelesaian arenatorium ini.
Wagub berharap, ke depan dibutuhkan solusi produktif, efektif, yang langsung mengena kepada masyarakat menjadi kajian di kampus dan rekomendasi bagi Pemerintah Sulsel.
“Sulsel saat ini memiliki kemajuan produktivitas, konsumsi, masyarakat yang didasari pertanian dan sektor lain yang membutuhkan inovasi dari Unhas untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya. (her)














