Tanaman buah lontar kata Nurhikmah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Air dan dagingnya sangat bermanfaat bagi kesehatan. Misalnya sebagai isotonik, melancarkan pencernaan, baik untuk penderita diabetes, ginjal dan sebagai antibiotik.
Dosen Fakultas Pertanian UTS, Akbar Wahab, SP,M.Si menambahkan, di Desa Pabundukang tumbuh banyak tanaman lontar secara alami. Tanaman tersebut belum tersentuh pupuk.
Baca Juga :
Polda Tangani Kasus Penganiayaan Oleh Oknum Polisi di Jeneponto
Kepala Desa Pabundukang Gowa, Baharuddin Rewa, mengaku sangat senang dengan adanya program pengabdian dari dosen dan mahasiswa UTS yang memberi nilai tambah bagi buah lontar di desanya, karena selama ini masyarakat belum memanfaatkan buah tersebut.
Warga desa, kata Baharuddin, sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Itu menjadi bukti kepedulian warga yang mendapatkan keterampilan mengolah bahan buah lontar guna meningkatkan ekonomi keluarga.
Narasumber yang memberi materi selama pelatihan adalah, dosen prodi kimia Ida Ifdaliah, S.Si.,M.Si dan Ali Akbar Wahab.SP.,MSi yang mengajar di prodi Pertanian UTS. (har)













