BERITA TERKINIEDUKASI

Tips SDN Borong Raih Sekolah Adiwiyata

×

Tips SDN Borong Raih Sekolah Adiwiyata

Sebarkan artikel ini

Guru yang akrab disapa Bu Nining itu menjelaskan bahwa PLH yang diajarkan terdapat pada tema 5 sub tema 3, tentang memelihara lingkungan sekitar, seperti rumah dan sekolah.

“Saya mengajarkan bagaimana cara memelihara tanaman, di antaranya diberi pupuk dan disirami,” ungkap Bu Nining.

Selain praktik langsung, anak-anak juga diberi pengetahuan tentang Adiwiyata. Alifah Nur Aulia, kelas 5B, menyebutkan bahwa ia dan teman-temannya di kelas diajarkan tentang visi misi dan pengertian Adiwiyata. Mereka juga diajarkan cara memilah sampah, sebagaimana dikemukakan Naila Putri Almira.

“Misalnya, warna kuning untuk sampah kaleng aluminium, botol dan kantong kresek. Biru untuk sampah kertas, seperti koran dan majalah. Merah itu untuk sampah yang berbahaya, seperti lampu bekas, baterai bekas, dan bekas jarum suntikan,” papar Naila.

Anak-anak rupanya memahami tindak-tindakan praktis yang bisa dilakukan sebagai perilaku ramah lingkungan.

Salmaya Putri Asyifa, teman sekelas Naila dan Alifah, mengatakan yang bisa dilakukan untuk sekolah Adiwiyata, misalnya selalu membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, menghemat listrik dan menamam pohon di sekitar kelas.

Berita Terkait :
Gerbang Ilmu, Inovasi Baru SD Negeri Borong

Anak-anak mudah memahami konsepsi dan tujuan Adiwiyata karena pendekatan yang diberikan melalui yel-yel dan games sederhana.

Muhammad Fadli Akram Hamza, murid kelas 3A mencontohkan tepuk Adiwiyata, yang sudah diajarkan gurunya.

“SD Negeri Borong, selalu menjaga lingkungan agar bersih dan sehat… yess….,” teriak Fadli sambil bertepuk tangan dengan irama tertentu.

Hj Hendriati Sabir menekankan bahwa penerapan program Adiwiyata ini dilakukan sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Menurutnya perubahan perilaku ramah lingkungan yang ditanamkan sejak kanak-kanak itulah yang akan menjamin keberlangsungan lingkungan. (har)

Tinggalkan Balasan