MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Seratusan murid ngumpul di BBGTK Sulsel mengikuti Pertemuan Pagi Ceria Serentak dalam rangka Perayaan Hari Anak Nasional 2025.
Pertemuan HAN (Hari Anak Nasional) tahun 2025 itu berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan.
Seratusan siswa yang memeriahkan HAN 2025, Rabu (23/7/2025), di BBGTK Sulsel itu berasal dari sejumlah sekolah dari jenjang pendidikan PAUD hingga SMA.
Sekolah yang berpartisipasi itu adalah ; SMAN 5 Makassar, SMPN 8 Makassar, SMPN 48 Makassar, SD Inpres Hartaco, SD Inpres Unggulan Toddopuli;
SD Negeri Panyyikokang I, SD Inpres Kassi-Kassi, SD Inpres Unggulan BTN Pemda, TK Ceria, SDN Taeng, SMA Negeri 19 Makassar, dan SMAN 8 Gowa.
Pertanyaan Berhadiah
Kegiatan diawali dengan sambutan selamat datang oleh Kepala Bagian Umum BBGTK Sulawesi Selatan Drs Harisman.
Sambil menunggu kegiatan serupa yang menghadirkan Mendikasmen Abdul Mu’ti melalui zoom, Master of Ceremony (MC) yang memandu acara mengajukan pertanyaan berhadiah bagi peserta.
Ada empat siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dan mereka mendapat hari hadiah dari panitia yang diserahkan oleh Kabag Umum BBGTK Sulsel Drs Harisman.
Persembahan Murid PAUD Ceria
PAUD Ceria menyemarakkan Pertemuan Pagi Ceria Serentak dalam rangka Hari Anak Nasional 2025 itu dengan persembahan senam bersama.
Kepala PAUD Ceria memandu senam dan lagu tersebut. Sementara guru PAUD Ceria lainnya mendampingi murid TK tersebut.
Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak anak serta perlindungan bagi generasi penerus bangsa.
Tahun 2025 ini peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema, Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Emas 2045.
Tema ini menggambarkan tekad membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih gemilang.
Berlangsung Serentak
Peringatan tahun 2025 berbeda dibanding tahun –tahun sebelumnya. Perayaan mengusung pendekatan baru.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan HAN tahun ini mengusung pendekatan baru.
Sebelumnya, peringatan HAN dipusatkan di satu provinsi atau kota dengan mendatangkan perwakilan anak-anak untuk bertemu Presiden dan menyampaikan suara anak Indonesia.
Tahun ini, pelaksanaan HAN berlangsung secara serentak di seluruh sekolah di Indonesia, sehingga anak bisa merasakan semarak peringatan Hari Anak Nasional. ***













