Lin Agustin (LA) : Sebetulnya ide muncul karena di Radio Harmoni punya sebuah acara khusus untuk anak-anak pada hari Minggu. Melihat animo anak-anak cukup besar di acara tersebut, muncul ide untuk bagaimana kalau kita buat acara yang sama tetapi off air.
Dan kami sadar bahwa Radio Harmoni sebagai produk pers, bukan hanya berfungsi sebagai sarana hiburan atau sarana informasi saja, akan tetapi juga punya fungsi edukasi.
Sehingga, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat yakni mendapat informasi, terhibur, dan mendapatkan pengetahuan.
Ada dua hal yang melatarbelakangi program RIA ini. Pertama, sebagai masyarakat, ikut prihatin dengan kondisi IPM (Indeks Prestasi Manusia) Takalar yang menempati urutan 22 dari 24 kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan. Saatnya, kita turut mengambil peran.
Sekecil apapun peran itu, harus kita ambil demi Takalar yang kita cintai. Kedua, program atau kegiatan khusus anak-anak sangat kurang di Takalar.
MC : Kapan program ini mulai meluncur dan bagaimana kegiatannya serta tujuan.
LA : Program RIA akan berlangsung selama 10 episode dan saat ini, episode kedua. Hari ini, kami mengundang anggota DPRD termuda Takalar, saudari Abrianty Nasir A.Md, yang saat wawancara berlangsung duduk di sebelah kanan MAKASSARCAHANNEL.COM. Abrianty sebagai motivator untuk anak-anak dalam acara Rumah Impian Anak.













