BERITA TERKINIPEMERINTAH DAERAHPOLKUMHAM

RSUD Sinjai Raih Predikat ZI WBK

×

RSUD Sinjai Raih Predikat ZI WBK

Sebarkan artikel ini
Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD Sinjai raih predikat ZI WBK (Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi WBK) Tahun 2025.
ZI WBK - Direktur RSUD Sinjai, dr Kahar Anies merima penghargaan Zona Integritas (ZI) dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 di Aula Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (11/2/2026). RSUD Sinjai merupakan rumah sakit pertama di Sulawesi Selatan meraih predikat tersebut dari KemenPAN-RB. (Foto : Humas Pemda Sinjai)

MAKASSARCHANNEL.COM – Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD Sinjai raih predikat ZI WBK (Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi) Tahun 2025.

Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) itu menjadikan RSUD Sinjai sebagai rumah sakit pertama di Sulsel meraih predikat tersebut.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Aula Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (11/2/2026), dalam rangkaian acara SAKIP dan Zona Integritas Award 2025.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pencapaian Sejarah

Direktur RSUD Sinjai, dr Kahar Anies, menerima langsung penghargaan dari Menteri PANRB, Rini Widyantini.

Turut mendampingi Wakil Menteri PANRB serta Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan (RBKunwas).

Momen tersebut juga disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Sinjai, Andi Sompa, serta Tim Zona Integritas RSUD Sinjai.

Usai menerima penghargaan, dr Kahar Anies menyampaikan rasa syukur dan presiasi atas dukungan semua pihak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena RSUD Sinjai menjadi rumah sakit pertama di Sulawesi Selatan yang meraih predikat WBK ini,” kata Kahar Anies melalui WA.

“Terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat sebagai penerima layanan,” lanjutnya.

Pengakuan Atas Komitmen

Predikat WBK merupakan bentuk pengakuan atas komitmen instansi pemerintah dalam mencegah korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Capaian ini merupakan hasil dari reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga penguatan akuntabilitas kinerja,” ujar Kahar.

Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, berharap RSUD Sinjai mampu mempertahankan capaian tersebut dan terus berinovasi dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Semoga RSUD Sinjai jadi inspirasi bagi instansi lain di Sinjai untuk terus bergerak maju dalam semangat integritas,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan