MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, kembali melaksanakan agenda reses masa persidangan kedua tahun sidang 2024/2025.
Reses kali ini Andi Odhika menemui masyarakat di daerah pemilihannya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (12/3/2025).
Kegiatan reses ini menjadi wadah bagi legislator dari Fraksi Partai NasDem Makassar ini untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.
Tiga Lokasi
Dalam reses kali ini, Andi Odhika menggelar pertemuan di tiga titik lokasi strategis yang tersebar di Kecamatan Biringkanaya.
Ketiga lokasi tersebut meliputi Jalan Muh Yunus, RT01/RW07, Kelurahan Bulurokeng; Jalan Sipala, RT01/RW01, Kelurahan Katimbang; serta Jalan Paccerakkang, RW2/RT1, Kelurahan Paccerakkang.
Pemilihan ketiga lokasi ini bertujuan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan mendengarkan beragam perspektif terkait permasalahan yang dihadapi.
Dalam setiap pertemuan reses di tiga titik tersebut, warga masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas yang dianggap mendesak dan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar.
Berbagai permasalahan mengemuka dalam dialog interaktif antara warga dan Andi Odhika Cakra Satriawan.
Banjir
Salah satu isu utama yang menjadi keluhan dominan adalah persoalan banjir yang masih rutin melanda wilayah Biringkanaya saat musim hujan tiba. Terutama di kawasan Paccerakkang dan Katimbang.
Warga berharap adanya solusi konkret dan berkelanjutan dari pemerintah kota berupa pembangunan sistem saluran air yang memadai serta normalisasi drainase yang tersumbat.
Selain masalah banjir, anggota Komisi D DPRD Makassar ini juga menerima banyak keluhan terkait kondisi infrastruktur dasar di lingkungan tempat tinggal warga.
Jalan dan Drainase
Salah satunya adalah permintaan perbaikan paving block di sejumlah ruas jalan lingkungan yang sudah mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan keselamatan warga pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan roda dua.
Permasalahan pembenahan sistem drainase kembali menjadi sorotan warga. Mereka menilai bahwa buruknya kondisi drainase menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir.
Genangan air yang tak kunjung surut setelah hujan reda. Warga berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah untuk memperbaiki dan memelihara sistem drainase secara berkala.
Validasi DTKS
Isu lain yang juga mengemuka dalam reses ini adalah terkait validasi data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Warga menyampaikan keluhan agar bantuan sosial dari pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.
Hal ini menyebabkan tidak ada lagi warga yang layak namun terlewat dari pendataan.
Komitmen
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga, Andi Odhika menyampaikan komitmennya membawa seluruh keluhan dan usulan tersebut dalam laporan resmi hasil reses.
Laporan ini akan diserahkan kepada DPRD Kota Makassar untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak eksekutif Pemerintah Kota Makassar agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Persoalan banjir dan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase ini memang selalu menjadi keluhan utama yang disampaikan oleh warga dalam setiap reses,” katanya.
Ia juga menyoroti betapa pentingnya pemutakhiran data DTKS secara berkala dan akurat.
Menurutnya, seringkali muncul keluhan dari warga yang merasa layak menerima bantuan sosial namun tidak terdaftar dalam data tersebut.
Oleh karena itu, ia mendorong Dinas Sosial Kota Makassar untuk melakukan upaya jemput bola dan melibatkan peran aktif ketua RT/RW dalam proses pendataan agar data yang dihasilkan lebih akurat dan tepat sasaran. ***













