BERITA TERKINIRAGAM INFO

Ratusan Petani Dari 17 Desa Ikut Sosialisasi Pertanian Organik Di Hotel Helios Bone

×

Ratusan Petani Dari 17 Desa Ikut Sosialisasi Pertanian Organik Di Hotel Helios Bone

Sebarkan artikel ini

“Karena seringnya terjadi kelangkaan pupuk subsidi maka lahirlah Perda ini. Yang namanya organik berarti non-kimia bisa dari kotoran hewan dan bisa juga dari daun,” katanya.

Menurut Sucipto, pupuk organik ini bisa memperbaiki sifat fisik tanah, sehingga sangat dibutuhkan untuk pengembangan tanaman pangan dan hortikultura.

Berita Terkait :
Petani Milenial Bimtek Strategi IP400 Benih Unggul Bersertifikat Di Bone

“Tanaman pangan, hortikultura, dan perikanan itu memerlukan pupuk organik,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Komsi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syahrir, mengajak petani menggunakan pupuk organik, karena menurutnya pupuk organik ini tidak mempengaruhi kesuburan tanah dan tidak ada ketergantungan pada tanaman seperti jenis pupuk kimia lainnya.

“Pupuk organik ini tidak mempengaruhi kesuburan tanah, karena alami. Beda dengan pupuk kimia jenis urea dan ZA dan beberapa lainnya, itu bisa mempengaruhi tanah. Bahkan, berdampak pada kesehatan manusia dari berbagai hasil tanaman yang kita konsumsi,” terangnya. (aru)

Tinggalkan Balasan