Ada juga buku-buku yang diserahkan oleh Yudhistira Sukatanya, penulis dan seniman Sulsel kepada Rusdin Tompo, yang aktif sebagai pendamping ekskul di SDN Borong. Salah satu buku yang diserahkan adalah novel karyanya yang berjudul Surat-surat dari Sel Maut, Robert Wolter Mongisidi. Buku lainnya tentang cerita anak Sulsel dan buku tentang penulis cilik.
Penyair Syahrir Patakaki Daeng Nassa, juga menyumbangkan buku karyanya Sanja Mangkasara Attayangi Ri Masunggua. Buku lain datang dari Rahman Rumaday, founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel). Pria berkaca mata yang akrab disapa Maman, menghibahkan buku Perpustakaan Lorong Kelurahan Parangtambung, yang diolah dari skripsinya.
Berita Terkait :
Murid SDN Borong Makassar Belajar Membaca Efektif
Ada pula sumbangan buku berupa e-book, dalam bentuk file pdf. Naskah buku digital itu menambah khazanah buku di Perpustakaan Gerbang Ilmu, yang memang tengah dikembangkan sebagai perpustakaan digital. Salah satu e-book yang disumbangkan berasal Prof Jasmal A Syamsu, Guru Besar Universitas Hasanuddin, berjudul Naratama Dasar yang mengulas tentang cara meningkatkan kompetensi pembina Pramuka supaya menjadi pelatih yang berkualitas dan berdaya saing.
Jumlah buku hasil donasi ini akan terus bertambah. Beberapa lembaga sudah menyatakan kesediaan menyumbang buku, baik bertema anak dan pendidikan maupun tema-tema yang dianggap relevan bagi pengembangan perpustakaan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas atensi dan dukungan yang diberikan. Semoga buku-buku yang disumbangkan semakin memberi manfaat,” kata Hendriati Sabir. (her)













