MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Lembaga survei Indo Barometer merilis Menhan Prabowo dan Anies capres terkuat 2024, periode survei 9-15 Januari 2020.
Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, mengatakan, survei itu berlagsung periode 9-15 Januari 2020 terhadap 1.200 responden dari 34 provinsi.
Menggunakan penarikan sampel multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Adapun tingkat kepercayaan dari survei ini sebesar 95 persen.
“Ini pilihan calon presiden tanpa Jokowi. Simulasi 22 calon presiden, Prabowo Subianto itu 22,5 persen, Anies Baswedan 14,3 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7,7 persen, Tri Rismaharini 6,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 5,7 persen,” ujar Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020).
Nama Lain
Nama lainnya masuk dalam survei tersebut adalah Khofifah Indar Parawansa 3,3 persen, Ridwan Kamil 2,6 persen, Erick Thohir 2,5 persen, Mahfud MD 1,6 persen, Puan Maharani 1,0 persen. Sisanya, mendapat prosentase di bawah 1 persen.
Qodari melanjutkan, Indo Barometer juga membuat perbandingan pejabat di Kabinet Indonesia Maju yang menjadi calon kuat capres 2024.
Di urutan pertama ada Prabowo Subianto 43,1 persen, Mahfud Md 6,5 persen, Erick Thohir 5,8 persen, Tito Karnavian 2,7 persen, Nadiem Makarim 1,8 persen, Airlangga Hartarto 1,7 persen, Budi Gunawan 0,7 persen, Suharso Monoarfa 0,1 persen.
Ada juga responden yang menyatakan tidak memilih sebesar 3,0 persen, rahasia 3,3 persen, belum memutuskan 20,7 persen. Sisanya, tidak tahu atau tidak menjawab 10,3 persen.
Pemimpin Daerah
Sementara itu, apabila membandingkan Prabowo dengan empat pemimpin daerah, yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, nama Prabowo Subianto masih unggul.
Alasan membandingkan dengan empat kepala daerah itu menurut Qodari adalah jumlah populasi pemilihnya separuh dari penduduk Indonesia.
“Prabowo Subianto 41,4 persen, Anies Baswedan 23,3 persen. Prabowo Subianto 46,7 persen dengan Ridwan Kamil 17,8 persen, Prabowo Subianto 47,7 persen dengan Ganjar Pranowo 18,8 dan Prabowo Subianto dengan Khofifah Indar parawansa 17,1 persen,” katanya.
Sementara survei juga dilakukan apabila Jokowi kembali maju di Pilpres 2024. Hasilnya, Jokowi masih unggul dari Prabowo Subianto. Meski demikian, Jokowi dipastikan tidak akan maju lagi di Pilpres 2024 karena masa periodenya sudah habis.
“Simulasi dua nama alias rematch Pilpres 2019, Joko Widodo 41,2 persen, Prabowo Subianto 36,3 persen,” ujar Qodari. (asa)













