MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Peringatan HUT ke-3 Adhyaksa Tenis Club Makassar berlangsung sederhana di Lapangan Tenis Indoor BPPAUD dan Dikmas Sulsel.
Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BPPAUD dan Dikmas) Sulawesi Selatan adalah makas pemain Adhyaksa Tenis Club di Makassar.
Acara di markas ATC Jl Adhyaksa Makassar, Jumat (11/6/2021) itu, berlangsung sederhana dengan pemotongan tumpeng oleh anggota termuda. Lanjut makan siang bersama.
Penggunaan Kata Adhyaksa
Ketua Adhyaksa Tenis Club (ATC), Jamal Abdi, sebelum pemotongan tumpeng, mengungkapkan, penggunaan kata Adhyaksa merupakan kesepakatan setelah urun rembug dengan anggota.
Atas masukan salah seorang pensiunan jaksa, akhirnya anggota menggunakan nama ATC untuk perkumpulan penggemar tenis tersebut.
Adhyaksa yang bermakna kejujuran, tidak hanya digunakan korps kejaksaan, tetapi bisa juga dipakai oleh organisasi lain seperti klub tenis ini yang kebetulan lapangan tempatnya bermain terletak di Jl Adhyaksa, Makassar.
Baca Juga :
Aklamasi Pimpin Golkar Gowa, Ini Janji Ambas Syam
Anggota klub mengimplementasikan makna kejujuran secara luas dalam berperilaku. Jika bermain tenis misalnya, kejujuran ini terlihat.
Kalau bola keluar atau masuk, pemain akan mengatakan yang sejujurnya meski tanpa ada wasit yang mengawasi jalannya permaninan.
“Penggunaan nama ATC ini resmi digunakan tanggal 11 Juni 2018 dan langsung dibuatkan grup oleh Pak Andi Rusdi, sedangkan logonya diciptakan oleh Pak Wahab,” kata pensiunan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel ini.
Anggota klub ini bermain tiga kali sepekan. Selain rutin bermain tenis bersama sesama anggota, klub ini juga kadang melakukan kunjung tanding ke beberapa daerah.
Atau mengundang klub lain datang ke markas ATC di Jl Adhyaksa Makassar untuk bertanding. (her)











