Keempat, laki-laki 16 tahun, asal Lingkungan Tumalia, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale, menjalani isolasi mandiri di rumah. Kelima, perempuan 20 tahun, asal Lingkungan Tumalia, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Keenam, perempuan 20 tahun, asal Lingkungan Tumalia, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale, menjalani isolasi mandiri di rumah. Ketujuh, lakiaki 24 tahun, asal BTN Haji Banca Blok M, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Berita Terkait :
Maros Siapkan Rusun dan Rujab Bupati Untuk Pasien Corona dan Tenaga Medis
Kedelapan, perempuan 62 tahun, asal BTN Haji Banca Blok M, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, melakukan isolasi mandiri di rumah. Dan yang kesembilan, laki-laki berusia 22 tahun, asal BTN Haji Banca Blok M, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Syarifuddin mengimbau masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran serta imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, tidak berkumpul, memakai masker dan yang paling penting tidak bepergian ke daerah terjangkit.
Yang tak kalah pentingnya adalah, segera melaporkan jika ada keluarga atau warga yang baru tiba dari daerah terjangkit untuk segera diperiksa agar tidak menjadi perantara.
“Yang pasti bahwa Covid -19 bukan penyakit aib, tetapi penyakit menular yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tentu tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi pandemik ini,” katanya. (mun)













