Lewat metode ini, sebagaimana sumber yang dikutip, kata Rusdin Tompo, seseorang sedang membentuk pola imajiner di dalam pikirannya secara lebih mudah dan sederhana, cepat dan sistematis untuk mencapai kemampuan seperti orang yang mahir menulis. Singkatnya, metode ini membantu anak-anak mengaktifkan proses visual, motorik, dan kognitif sekaligus.
“Metode ini, bisa membantu anak-anak belajar fokus, ketelitian dan kesabaran sekaligus,” kata Rusdin Tompo sembari memperhatikan aktivitas anak-anak.
Setelah beberapa jenak menulis, tetiba ada yang mengacungkan jari.
“Saya sudah lima baris, Pak,” kata Andi Tiwi.
“Saya sudah tujuh baris, Pak,” teriak Elmira seperti tak mau kalah.














