BERITA TERKINIRAGAM INFO

Manajemen Rumkit Maryam Takalar Curhat ke Media

×

Manajemen Rumkit Maryam Takalar Curhat ke Media

Sebarkan artikel ini

Pelayanan manajemen rumah sakit, lanjut Rifai, tetap sesuai SPO yang bisa dibuktikan pada rekam medis yang telah dibuka dan melakukan pertemuan dengan semua yang terkait. Mulai dari perawat, bidan, dan semua tenaga medis yang bertugas saat pasien Fatimah dirawat di sini.

Rifai menegaskan, “Sangat perlu kita ketahui bersama yang dimaksud dengan malpraktek itu kalau semua rangkaian pelayanan terhadap pasien tidak sesuai SOP.”

Rifai mengatakan juga, terkait pemberitaan salah satu media itu, pihak rumah sakit sudah melayangkan hak jawabnya/ hak koreksi secara rinci, namun setelah pemuatan hak jawab itu, media bersangkutan masih saja memuat berita yang sama dengan hanya mengubah judulnya saja.

“Kami melayangkan hak jawab secara rinci, namun setelah itu, media itu masih saja memuat berita tersebut. Isinya sama, hanya judul yang diganti. Kalau tidak salah sudaah delapan kali pemuatan,” tutur Rifai.

Baca Juga :
Ada Capim KPK Lolos Seleksi Belum Lapor LHKPN

Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit Maryam Citra Medika, dr Irma, menambahkan bahwa sejak awal kedatangan pasien, pihak rumah sakit sudah menyarankan untuk dirujuk karena di Rumkit Maryam ini tidak punya dokter kebidanan. Yang ada hanya dokter umum, bidan terlatih, dan bidan berpengalaman.

“Sekali lagi kami menjelaskan, kepada pasien dan keluarganya sudah disampaikan jika mau dilayani dilayani oleh dokter kebidanan maka sebaikanya dirujuk. Namun saat itu, pihak keluarga pasien menolak untuk dirujuk sehingga pihak rumah sakit memasukkan pasien ke UGD,” kata Irma.

Irma menjelaskan juga, bahwa yang namanya risiko melahirkan tetap ada, misalnya pendarahan dan robekan. Dalam kasus pasien Fatimah, setelah melahirkan tiap jam diobservasi. Dari sanalah ada pertimbangan ada kemu ngkinan ada robekan bagian dalam yang tidak mungkin kami eksplor di sini harus ditangani dokter ahli. (kin)

Tinggalkan Balasan