Dengan dukungan oposisi di parlemen, Muhyiddin sedikit lebih unggul dari Anwar Ibrahim, yang sebelumnya dicalonkan oleh koalisi PH untuk menjadi kandidat PM baru.
Baca Juga :
Begini Cara SD Negeri Borong Makassar Peduli Sampah
Dalam pernyataan terbaru, Sabtu (29/2/2020) waktu setempat, Mahathir menegaskan dirinya tidak menandatangani deklarasi apapun untuk mendukung individu mana pun. Mahathir bermaksud menyangkal pernyataan yang menyebut dirinya mendukung Muhyiddin sebagai kandidat PM baru.
Penegasan yang disampaikan Mahathir ini menjadi bukti kuat bahwa Mahathir berupaya menjauhkan diri dari pernyataan Partai Bersatu soal dukungan penuh untuk Muhyiddin.
Terlebih setelah diketahui bahwa Muhyiddin juga mendapat dukungan dari UMNO, yang merupakan bekas partai Mahathir. (bas)













