Begini Cara SD Negeri Borong Makassar Peduli Sampah

Pelatihan pembuatan baju daur ulang sampah di SDN Negeri Borong, Makassar. (Foto : Ist/ Dokumen Rusdin Tompo)

MAKASSARCHANNEL.COM – Kata “peduli” itu bukan hanya sekadar jargon yang diucapkan, tapi perlu contoh dan tindakan. Bahkan, bukan hanya murid-murid yang perlu diedukasi agar peduli, tapi juga para guru, termasuk soal penanganan sampah.

Bila guru telah peduli dan mengambil inisiatif dalam pengelolaan daur ulang sampah, niscaya akan lebih mudah menularkannya kepada para murid. Apatah lagi jika dikaitkan dengan Sekolah Adiwiyata, yang mesti menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya.

Itu salah satu alasan dilaksanakannya Pelatihan Pembuatan Baju Daur Ulang di SD Negeri Borong, Sabtu (22/2/2020). Pelatihan yang dilakukan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), 21 Februari ini, diikuti oleh sekolah-sekolah pada Gugus V se-Kecamatan Manggala. Sekolah dimaksud selain SD Negeri Borong, juga SD Inpres Borong, SD Inpres Batua 1, SD Inpres Batua 2, SD Inpres Tello Baru 2 dan SD Inpres Tello Baru 3.

Menurut Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG), Sahrina, S.Pd, tujuan pelatihan ini terkait dengan pemanfaatan daur ulang sampah untuk mewujudkan Adiwiyata.

Tonton Videonya:
https://www.youtube.com/watch?v=EaEyIxjHwhE

Prinsip dasar Sekolah Adiwiyata memang mencakup edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Program pendidikan lingkungan hidup ini hendak membangun karakter peserta didik agar sejak dini mencintai lingkungan.

Sahrina, yang sehari-hari merupakan guru di SD Negeri Borong, menambahkan bahwa KKG yang dipimpinnya, setiap minggu, rutin mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas mereka sebagai pendidik. Materi-materi yang pernah dilatihkan antara lain, penyusunan program KKG dan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang diintegrasikan ke Adiwiyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *