Untuk Kusala Sastra khatulistiwa 2019, karya-karya sastra terpilih adalah yang terbit dalam rentang waktu 2018-2019.
“Daftar Panjang Kusala Sastra Khatulistiwa ke 19. Malam Anugerah Khatulistiwa akan diselenggara pada tgl 16 Oktober di Plaza Senayan. Selamat kepada semua yg terpilih,” tulis Richard Oh.
Baca Juga :
Polisi Amankan Perempuan Pembawa 1,5 Kilogram Narkoba di Pelabuhan Bajoe
Di bagian prosa ada karya Alfian Dippahatang (Unhas Makassar) ‘Bertarung dalam Sarung’, Eko Triono dengan ‘Republik Rakyat Lucu dan Cerita-cerita Lainnya’, Henny Triskaidekaman dengan novel ‘Cara Berbahagia Tanpa Kepala’, ‘Teh dan Pengkhianat’ karya Iksaka Banu.
Kemudian ada ‘Atraksi Lumba-lumba dan Kisah-kisah Lainnya’ Pratiwi Juliani, ‘Tango & Sadimin’ Ramayda Akmal, ‘Dekat dan Nyaring’ Sabda Armandio, ‘Seekor Capung Merah’ Rilda A.Oe Taneko, dan ‘Jamaloke’ Zoya Herawati.
Di kategori Puisi ada ‘Membaca Lambang’ karangan Acep Zamzam Noor, ‘Karena Cinta Kuat Seperti Maut’ ciptaan Adimas Immanuel, ‘Suara Murai dan Puisi-puisi Lainnya’ Andre Septiawan, ‘Hari Minggu Ramai Sekali’ Eko Saputra Poceratu, ‘Igauan Seismograf’ Halim Bahriz.
Lalu ada kumpulan puisi Hasan Aspahani ‘Aviarium’, ‘Struktur Cinta yang Pudar’ karya Ibe S Palogai, ‘Anjing Gunung’ Irma Agryanti, ‘Keledai yang Mulia’ Mario F Lawi hingga ‘Catatan-catatan dari Bulan’ Rieke Saraswati. (kin).













