BERITA TERKINIEDUKASI

Kuota Maba Unhas 2026 Berkurang

×

Kuota Maba Unhas 2026 Berkurang

Sebarkan artikel ini
Kuota maba Unhas 2026 berkurang 202 kursi dari tahun sebelumnya. Penerimaan bakal melalui tiga jalur yakni; SNBP, SNBT, dan mandiri
KURANGI KUOTA - Wakil Rektor 1 Universitas Hasanuddin, Prof Muhammad Ruslin, mengumumkan SNPMB Sulsel di Lantai 8 Gedung Rektorat, Kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar, Selasa (20/1/2026). Tahun ini, Unhas kurangi kuota maba. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Kuota maba Unhas 2026 berkurang 202 kursi dari tahun sebelumnya. Penerimaan bakal melalui tiga jalur.

Jika tahun 2025, Unhas membuka daya tampung 11.825 mahasiswa baru (maba), tahun 2026 ini, daya tampung Unhas sebanyak 11.623 orang.

Wakil Rektor 1 Unhas Prof Ruslin menjelaskan, sebelum menentukan kuota, mereka analisis dari peminatan, lulus dan daftar ulang.

“Tidak semua yang lulus itu ikut daftar ulang. Ada tidak daftar ulang karena hampir sama semua pendaftaran, termasuk sekolah instansi,” kata Prof Ruslin, Selasa (20/1/2026).

Prof Ruslin menyebut, ada evaluasi terkait fenomena adanya lulusan yang tidak mendaftar ulang, sehingga seringkali ada pelimpahan kuota, dari Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) ke Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

Begitu juga selanjutnya, apabila ada kuota tersisa imbas tidak daftar ulang di SNBT, maka beralih ke seleksi mandiri.

Sehingga ada beberapa prodi mendapat penyesuaian kuota, baik meningkat ataupun menurun. Selain itu, kampus juga didorong menambah jumlah mahasiswa pascasarjana.

Riset University

“Kita mau leading melewati riset university, makanya kurang sedikit S1, nanti mahasiswa S2 dan S3 dinaikkan sedikit,” papar Prof Ruslin.

Prof Ruslin menyebut hasil analisis masyarakat juga menunjukkan perlunya penambahan jumlah mahasiswa pascasarjana.

Meski secara total ada pengurangan, penerimaan tetap memprioritaskan jalur SNBP dan SNBT dibandingkan jalur mandiri.

Jalur SNBP 2026 membuka kuota sebesar 3.620 mahasiswa baru, atau 31,14 persen dari total kuota.

Sementara kuota untuk SNBT sebanyak 5.761 mahasiswa baru atau 49,57 persen dari total kuota.

Untuk jalur mandiri sebanyak 2.242 mahasiswa baru atau 19,29 persen dari total kuota.

Prof Ruslin menyebut Unhas tetap membuka jalur mandiri, meskipun jumlahnya menurun.

“Harusnya bisa sampai 50 persen, kita hanya gunakan sesuai kalkulasi kami hanya memanfaatkan kuota mandiri 19,29 persen. Ini turun dibanding 2025 yang memanfaatkan 19,56 persen,” kata Prof Ruslin.

Lebih Berkualitas

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyebut penyesuaian penerimaan mahasiswa baru sebagai hal yang wajar. Terpenting kuota terhadap SNBP dan SNBP tetap mendapat porsi lebih tinggi.

“Kita mau dari tahun ke tahun bisa lebih berkualitas,”kata Prof JJ.

Kini, Unhas sedang safari ke sekolah-sekolah sosialisasikan masa pendaftaran.

Sebaran Kuota Mahasiswa Baru Unhas :

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)

Tahun 2025 : 3.270 (27,65 persen)
Tahun 2026 : 3.620 (31,14 persen)

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)

Tahun 2025 : 6.242 (52,79 persen)
Tahun 2026 : 5.761 (49,57 persen)

Seleksi Mandiri

Tahun 2025 : 2.313 (19,56 persen)
Tahun 2026 : 2.242 (19,29 persen)

Prodi dengan peminat terbanyak dan terketat SNBP 2025

Program Studi Saintek:

Pendidikan Dokter: 1.579 peminat
Farmasi: 1.572 peminat
Kesehatan Masyarakat: 1.466 peminat
Teknik Informatika: 1.457 peminat
Teknik Pertambangan: 1.242 peminat

Program Soshum

Ilmu Hukum: 1.464 peminat
Manajemen: 1.383 peminat
Akuntansi: 1.038 peminat
Ilmu Komunikasi: 751 peminat
Hubungan Internasional: 543 peminat

Program Studi Terketat di Saintek

Teknik Pertambangan: 1,45 persen
Teknik Informatika: 1,85 persen
Farmasi: 2,88 persen
Teknik Industri: 3,31 persen
Sistem Informasi: 3,58 persen

Program Studi Terketat di Soshum

Manajemen: 5,06 persen
Ilmu Komunikasi: 5,33 persen
Administrasi Publik: 6,63 persen
Akuntansi: 6,74 persen
Ilmu Hukum: 7,92 persen. ***

Tinggalkan Balasan