MAKASSARCHANNEL, BULUKUMBA – Petugas pemadam kebakaran mendistribusikan air bersih kepada warga Ujung Bulu, Bulukumba, Selasa, 6 Oktober 2026.
Sebagai informasi, selain Kecamatan Ujung Bulu, tujuh kecamatan lainnya di Bulukumba mengalami krisis air bersih.
Tujuh kecamatan itu adalah, Ujung Loe, Bonto Bahari, Herlang, Kajang, Kindang, Gantarang, dan Kecamatan Bulukumpa.
Saat ini, Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba telah menetapkan masa tanggap darurat bencana kekeringan.
Kolaborasi BPBD-Damkar
BPBD Bulukumba bersama Damkar Bulukumba terus bergerak memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.
“Hingga hari ini sebanyak 473.300 liter air bersih telah didistribusikan ke masyarakat yang mengalami krisis air bersih di delapan kecamatan,” kata Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah.
Dari delapan kecamatan yang terdampak kekeringan itu, menurut Andi Hasbullah terdapat 40 lokasi distribusi.
Respons Cepat Pemerintah
Itu mencakup, 23 desa/ kelurahan dengan jumlah 3.788 jiwa atau 1.009 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.
Distribusi air bersih itu sebagai respons cepat pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih selama kekeringan berlangsung.
BPBD Bulukumba memprediksi masih akan meluas jika kemarau bertahan hingga pertengahan Oktober.
Hasbullah berharap bagi yang mengalami krisis air agar dapat menghemat air. Saat ini, permintaan air bersih terus meningkat setiap harinya. (ram)












