MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sebuah kapal meledak di Pelabuhan Paotere Makassar, Selasa (3/2/2026) menyebabkan 10 korban luka.
Saat ini polisi menyelidiki penyebab kapal pencari ikan Risnawati Indah meledak di dermaga Paotere, Jl Sabutung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar.
Tim Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Paotere dan Reskrim Polres Pelabuhan Makassar memasang garis polisi di lokasi kapal meledak.
Polisi melakukan olah TKP melibatkan Tim INAFIS Polres Pelabuhan Makassar dan Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Sulsel.
Sampel Ikan
Personel Labfor mengambil sejumlah sampel material kapal yang porak-poranda akibat ledakan. Termasuk beberapa ekor ikan muatan kapan itu untuk penyelidikan.
Kekuatan ledakan itu, nyaris menghancurkan seluruh badan kapal Risnawati Indah itu.
Tersisa hanya bagian lambung depan yang berbentuk. Itupun sisi kiri dan kanannya tampak nyaris terlepas.
Sementara bagian lambung tengah hingga ke belakang area mesin, tampak tak berbentuk lagi. Ikan, jeriken solar bahan bakar juga erserakan.
Sumber Ledakan
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Paotere, Iptu Ibnu Chaerul menjelaskan, kapal meledak pukul 04.30 Wita, saat hendak membongkar muatan ikan.
“Kronologi kejadiannya menurut ABK kapal, itu awalnya mereka ingin menyalakan mesin penerangan untuk lampu. Namun, tiba-tiba terjadi ledakan,” kata Iptu Ibnu Chaerul di TKP.
Sumber ledakan itu menurut Ibnu, muncul dari bagian lambung depan kapal.
“Total korban dalam kejadian ini ada 10 orang,” tutur Ibnu.
Sembilan orang menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi memeriksa satu orang karena yang bersangkutan tidak mengalami luka yang serius.
Dari sembilan korban yang dirawat di RS Jala Ammari Kodaeral VI Makassar, kebanyakan kata Ibnu mengalami luka bakar.
“Jadi untuk penyebabnya, kami bersama INAFIS polres dan dari Bidlabfor Polda Sulsel masih melakukan penyelidikan,” sebutnya.
Berikut data korban :
1.Dg Ewa (juragan kapal), mengalami luka-luka
2.Dg Lantik, mengalami patah kaki kiri.
3.Aldi, mengalami luka pada bagian wajah
4.Dg Ngitung, mengalami luka pada wajah
5.Rahmat (buruh angkut), mengalami luka pada kaki kiri
6.Dg Rani, mengalami luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan
7.Bayong alias Sija, tidak mengalami luka, namun menjalani perawatan intensif
8.Putra, mengalami luka bakar pada bagian punggung
9.Dg Tangga, mengalami luka pada lengan kiri dan kaki kanan.
10. Sampara Jarung Dg Tujuh, tidak mengalami luka. ***













