Dia juga berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan yang menghadirkan Sentuh Pustaka dan program-program lain, sehingga mendorong sekolah mewujudkan tempat terindah di SD Negeri Kompleks Sambung Jawa Makassar.
Kepala SD Inpres Banta-bantaeng I Makassa, Baena, juga berterima kasih atas dukungan dan kerjasama berbagai pihak, sehingga sekolahnya mendapat pengakuan melalui akreditasi perpustakaan.
Keberhasilan itu, katanya, berkat kerja pustakawan, guru, dan tenaga pendidikan. Semua kerjasama yang dilakukan itu, demi meningkatkan minat baca, literasi, numerasi, dan karakter yang baik murid-murid SD Inpres Banta-bantaeng I.
Hadirnya Perpustakaan CERIA dan pojok baca di sekolah itu, diharapkan akan memacu siswa menggali ilmu melalui pembimbingan lewat program kerja dan pelatihan.
Berita Terkait :
Gerbang Ilmu SDN Borong Makassar Model Perpustakaan Inklusi Sosial
Sementara Kepala Perpustakaan Gerbang Ilmu SD Negeri Borong, Saparuddin Numa SIP, mengapresiasi kontribusi orang tua siswa dan pemangku kepentingan lainnya, dalam pengembangan perpustakaan sekolah.
“Berkat kerja sama kita semua, Perpustakaan Gerbang Ilmu bisa mendapat Akreditasi A. Terima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaganya demi perpustakaan,” katanya.
SD Negeri Borong dalam pengembangan perpustakaan sekolah, melakukan sejumlah inovasi, salah satunya, Bunda Pustaka yang terdiri dari ibu-ibu siswa, mulai kelas 1-6 ini, cukup signifikan bagi keberhasilan sekolah.
Tak hanya terkait dengan akreditasi perpustakaan, mereka juga ikut mengantar SD Negeri Borong meraih Adiwiyata Nasional dan prestasi dalam lomba inovasi daerah yang diadakan Pemkot Makassar, tahun 2021. (her)













