BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Israel Dituduh Mencampur Obat Berbahaya dalam Paket Bantuan di Gaza

×

Israel Dituduh Mencampur Obat Berbahaya dalam Paket Bantuan di Gaza

Sebarkan artikel ini
Israel Diduga Mencampur Obat Berbahaya dalam Paket Bantuan di Gaza
Warga Palestina di Gaza berjubel memikul bantuan makanan (Foto: Middle East Monitor). Insert pil obat berbahaya ditemukan dalam kemasan tepung bantuan makanan. (Foto: Al Arabiya)

MAKASSARCHANNEL – Kantor Media Pemerintah di Gaza, Palestina, menuduh pusat distribusi bantuan dukungan Israel dan Amerika Serikat (AS ) mencampur obat berbahaya ke dalam paket bantuan.

Sesuai informasi, tuduhan ini berdasarkan temuan pil diduga obat berbahaya/narkotika. Pil itu ditemukan warga dalam kemasan karung tepung bantuan.

Bantuan tersebut disalurkan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) sebuah lembaga bantuan di Gaza yang didukung Israel dan AS.

Kejahatan Baru Mengerikan

Mengutip Al Arabiya edisi Inggris, seorang pejabat di Gaza menyatakan, mencampur tepung dengan zat adiktif menandai kejahatan baru yang mengerikan.

Ini menargetkan kesehatan warga sipil dan masyarakat di Gaza. Terutama saat ini mengalami krisis pangan dan kelaparan akibat perang dan blokade Israel.

“Kami menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab atas kejahatan ini. Ini bertujuan untuk menyebarkan canduan dan menghancurkan masyarakat Palestina dari dalam,” ungkap sumber tersebut.

Tablet Oxycodone

Terkait dengan pil berbahaya dalam pekat bantuan, Omar Hamad, seorang apoteker dan penulis di Gaza mendapatkan informasi Israel menyelundupkan Oxycodone ke Gaza.

Oxycodone adalah obat untuk mengatasi nyeri. Menurut Hamad, obat tersebut diselundupkan melalui bantuan pangan. Tablet disimpan ke dalam kemasan tepung.

Diduga Tercampur dalam Tepung

Meskipun obat berbahaya itu dalam bentuk tablet atau pil utuh, tetapi otoritas kesehatan Palestina di Gaza memerkirakan ada yang dihaluskan lalu mencampurkan ke dalam tepung makanan.

“Terungkap pula bahwa obat itu tidak hanya tersimpan di dalam kantong tepung. Tetapi tepung itu sendiri tampaknya tercampur dengannya,” kata Hamad yang dikutip Al Arabiya.

Hamad menambahkan informasi itu beredar melalui akun sosial X postingan Kamis (27/6/2025).

Komite Anti-Narkoba di Gaza memeringatkan warga untuk berhati-hati, memeriksa makanan yang berasal dari bantuan AS-Israel, agar segera melaporkan.

Genosida

Dalam laporannya, Media Pemerintah di Gaza menyatakan kasus ini merupakan cara Israel melakukan genosida.

“Ini adalah bagian dari genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina,” kata sumber di media tersebut yang dikutip Middle East Monitor.

Sumber itu menyebut penggunaan obat berbahaya oleh Israel sebagai “senjata lunak” dalam perang kotor terhadap warga sipil. ***

Tinggalkan Balasan