MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Irwasda Polda Sulsel berbagi paket kepada warga mahasiswa asal Maluku yang belajar di Kota Makassar.
Kali ini, sebanyak 156 mahasiswa asal Maluku yang belajar di Kota Makassar jadi target pemberian paket tersebut.
Selasa (5/5/2020), Robert Haryanto Watratan buka puasa bersama dengan Ketua Formmat (Forum Mahasiswa Maluku Tenggara) Makassar Reski Setiawan Ngabalin, Sekretaris Kerukunan Keluarga Kei Makassar Hen Moryaan, dan sejumlah mahasiswa serta tim berbagi kasih di Rujab Irwasda Jl Chairil Anwar 20 Makassar.
Setelah menyerahkan paket Sembako kepada sejumlah mahasiswa dari Kabupaten Kepulauan Aru, Irwasda berbincang-bincang dengan wartawan.
“Sebelum melakukan kegiatan berbagi kasih. Sebagai anak buah, saya telah melaporkan kepada Pak Kapolda Sulsel bahwa akan membagi paket sembako kepada keluarga (mahasiswa) yang berasal dari Maluku,” ungkap Robert.
Lahir Di Pulau Kei Kecil Maluku
“Kenapa saya katakan keluarga? Karena orangtua berasal dari Maluku. Tepatnya, dari Pulau Kei Kecil. Sementara saya, anak Makassar karena lahir dan besar di tanah ini,” kata Robert.
“Melihat kondisi hari ini, dimana semua potensi negara diarahkan untuk mengatasi Pandemi Covid-19, maka tidak berlebihan kalau saya mengajak kita semua mengambil peran sekecil apapun, yang terpenting bisa meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Robert.
Salah satu kelompok yang paling terdampak menurut Robert adalah mahasiswa. Apalagi yang berasal dari daerah jauh seperti Maluku. Mungkin saja sudah terputus kiriman karena orang tua mereka pun lagi menghadapi situasi yang sama.
Suami dari Flora Tarigan yang sudah dikaruniai dua putra ini menjelaskan juga kegiatan berbagi ini dia banyak dibantu oleh seorang mahasiswi bernama Rika Yamrevav bersama KanitBinmas Polsek Ujung Pandang Iptu Gito Ngangun.
Rika Yamrevav mengatakan, “Tiem kecil ini, selain dirinya ada Eky Retob, Om Hen, dan Om Gito. Sudah lebih satu minggu bergerak, tepatnya mulai Rabu 22 April-hingga hari ini Selasa (5/5/2020) terakhir.”
Dia menjelaskan juga, bukan hanya mahasiswa dari Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara saja yang diberi paket, tetapi juga yang dari Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Provinsi Maluku Utara.
“Pemberian Sembako bukan hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada masyarakat umum. Paket Sembako terdiri, 5 kilogram beras, telur 1 rak, mie instan 20 bungkus, satu kaleng susu, satu bungkus sedang kecap, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram terigu,” urai Rika.
Sementara itu, Sekretaris Kerukunan Keluarga Kei (K3) di Makassar, Hendrik Moryaan didampingi mantan Ketua K3 Tarigan Bugis, mengatakan, “Pengurus K3 belum sempat berbuat, tetapi Pak Robert sudah melaksanakan. Olehnya itu atas nama pribadi maupun kerukunan mengucapkan terima kasih banyak semoga Yang Maha Kuasa membalas segala kebaikan yang telah diberi kepada adik-adik mahasiswa. (kin)













