Menurut Sirajuddin, kapal tersebut karam akibat hantaman ombak setinggi tujuh meter. Belum ada kabar nasib awak ketiga kapal tersebut.
Sirajuddin mengaku masih berusaha menghubungi pihak warga nelayan di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait kondisi para ABK kapal yang tenggelam tersebut.
Berita Terkait :
Warga Sinjai Tewas Tertimpa Pohon
Kepada BPBD Sinjai Budiaman mengaku melakukan koordinasi dan meminta bantuan ke Pemerintah Provinsi Sulsel untuk memastikan kondisi awal kapal nelayan tersebut.
“Terkait masalah ini, kami juga atas nama Pemkab Sinjai akan berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel karena ini peristiwanya antar provinsi dan kami sedang alami kesulitan di daerah itu dan kita ketahui bahwa saudara-sauadara kita (masyarakat NTT) di sana tengah dilanda banjir bandang juga,” kata Budiaman.
Karena itu, BPBD Sinjai akan meminta bantuan ke Pemerintah Sulsel, untuk pemulangan para nahkoda kapal bisa cepat dilakukan jika mereka masih selamat. (fir)













