Tanggapan juga datang dari mantan Ketua Koni Takalar, Fachruddin Rangga melalui pesan WhatsApp, Minggu (29/9/2019), mengatakan, sebagai mantan Ketua KONI Kabupaten Takalar dia menyayangkan dan prihatin terhadap kondisi yang dialami Gasta Takalar saat ini.
“Segala upaya sudah dilakukan pelatih dan para pemain untuk mencapai sukses. Tetapi semua jadi mimpi karena ketidakpedulian Pemerintah Takalar, khususnya Bupati yang memberi perhatian setengah hati. Curahan hati pelatih dan pemain sangat lah dipahami,” kata Fahruddin Rangga yang baru saja dilantik menjadi onggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan untuk periode kedua ini.
Baca Juga :
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di BP-PAUD dan Dikmas Sulsel
“Mengelola sepakbola jangan hanya berfikir keuntungan, karena kalau itu yang ada di pikiran, jangan mimpi meraih prestasi,” tegas Rangga, sapaan akrab adik mantan Bupati Takalar ini.
Hal senada juga disampaikan M Amin Limpo melalui telepon, Minggu (29/9/2019). “Tena harapanG Pemda Takalar,” katanya.
Dia mengatakan, harusnya Pemda sedikit kreatif dan sadar bahwa banyak anak-anak Takalar yang merumput di klub-klub papan atas republik ini. Sebut saja, Ipul penjaga gawang PSM. Begitu juga Rahmat yang merupakan salah satu palang pintu PSM.














