BERITA TERKINIRAGAM INFO

Gairahkan Sastra Di Sulsel, KoPi Makassar Lakukan Ini

×

Gairahkan Sastra Di Sulsel, KoPi Makassar Lakukan Ini

Sebarkan artikel ini

Dia juga menyebut penulis punya keberanian menggunakan sastra untuk menyampaikan kritikan. Selain itu, kemampuan penulis membayangkan makna magis dengan menghadirkan peristiwa biasa menjadi luar biasa.

Sementara Damar I Manakku, dari penerbit Pakalawaki, menyebut buku ini patut hadir. Lantaran penulisnya punya gayanya sendiri sebagai Ifhyl R Makkatutu. Tulisan-tulisan dalam bukunya tidak terlalu berat. Karena dia mengolah kata-kata menjadi tulisan berdasarkan apa yang ada di masyarakat.

Berita Terkait :
Pegiat Literasi Gelar Sastra Sabtu Sore

“Saya percaya, setiap kali kata-kata yang dia tulis, pasti dia yakin mengapa mesti menuliskannya,” ujar Damar.

Sebagai penerbit, Damar mengajak perlu kolaborasi tiga pihak antara penulis, penerbit, dan pembaca. Konkretnya, perlu dilakukan gerakan membeli buku teman. Sehingga, baik penulis maupun penerbit bisa hidup dan tumbuh bersama. Hasil penjualan buku ini akan didonasikan untuk membangun mushalla di area ekowisata di Kecamatan Kindang.

Rusdin Tompo dari KoPi Makassar berharap, kegiatan Sastra Sabtu Sore tak hanya sebatas membahas buku dan membaca puisi tapi benar-benar menumbuhkan gerakan literasi bersama.

Acara Sastra Sabtu Sore yang dihadiri antara lain Goenawan Monoharto, Rahman Rumaday, Nasrul, Fadli Andi Natsif, dan Ainun Mubin Misbah, ditutup dengan persembahan puisi Rosita Desriani yang tampil membaca karya Irhyl R Makkatutu berjudul, Senapan Angin. (her)

Tinggalkan Balasan